JAMBERITA.COM - Kedatangan Walikota Jambi Dr H. Syarif Fasha disambut dengan bacaan Sholawat Nabi oleh ulama besar Kualatungkal Tuan Guru KH Muhammad Said bin KH Ismail. Fasha menyempatkan diri sowan ke kediaman ulama Kualatungkal tersebut sejenak berbincang akrab dan disambut ramah penuh gelak tawa.
Usai beberapa saat berbincang, Sy Fasha bersama KH. M.Said dan KH Abdul Hadi Arsyad berjalan menuju lokasi peringatan Haul Syekh Abdul Qodir Jailani, Syekh Nawawi , Syekh M Ali Bin Syekh Abdul Wahab di Masjid Maqbulin, Sungai Saren, Kelurahan Bram Itam,Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Melihat kehadiran Walikota Jambi Sy Fasha, warga dan jemaah haul terlihat antusias berkerumun menyalami satu persatu.
Meski hadir sebagai undangan, namun Fasha masih menyempatkan diri menyampaikan sepatah dua patah kata, siraman rohani, kata Fasha, hendaknya sebagai Mahluk hamba Allah harus berubah menju ke arah yang lebih baik. Ia mengumpamakan proses metamorfosa ulat yang berubah menjadi kepompong dan akhirnya menjadi kupu-kupu yang bisa terbang.
"Selain amalan wajib ada juga amalan sunnah, dan sedekah dan zakat. Dan di antara perbuatan yang baik itu termasuk sedekah," ujar Walikota Jambi itu.
Di sela-sela acara Fasha, mengatakan dirinya punya kedekatan emosional dengan Kualatungkal, dan serasa bernostalgia kembali. Karena dirinya pernah tinggal selama 6 tahun di Tungkal.
"Kualatungkal, Tanjung Jabung ini terasa sebagai kota kelahiran saya yang kedua. Saya punya kedekatan emosional, karena saya termasuk orang yang memperkenalkan bangunan beton di sini (Tungkal), sekitar 6 tahun saya di sini," kata Fasha.
Bahkan, Fasha mengatakan jika diberi Allah swt kemampuan naik kelas menjadi Gubernur Jambi, maka ia akan mempercantik bangunan masjid Maqbulin. Dalam kesempatan yang sama Fasha menyerahkan sumbangan sebesar Rp10 juta.
Orang non muslim yg masuk islam biasanya orang yang pintar pintar, tapi orang yang masuk kristen biasanya orang yg tidak laku di kampung, kata KH Abdul Hadi.
Sementara KH Abdul Hadi Arsyad, Pengasuh Ponpes Darussalam Martapura, Kalimantan Selatan dalam tausiyah menyampaikan bahwa sedekah adalah jalur khusus mempercepat amal, tawasul melalui sedekah, kata KH Abdul Hadi Arsyad
"Jangan cuma mempelajari Nur Muhammad, maksud cinta kepada rasul itu mengikuti sunnah rasul, melalui jalur ibadah, shalawat, sedekah," Kata KH Abdul Hadi Arsyad.
Turut hadir dalam acara haul, tuan guru KH Abdul Hakim bin Syekh M. Ali bin Syekh Abdul Wahab, perwakilan bupati Tanjabbar, M. Arif dan Camat Bram Itam, Hendri Ponda.
"Alhamdulillah hari ini terkumpul sumbangan sebesar Rp 14,5 juta," ujar pihak Panitia Haul. (Henky)
Fasha Siap Amannkan Dukungan Nasdem ke Romi-Saniatul di Pilgub Jambi: Tegak Lurus
Suport Wacana Fakultas Kedokteran di UIN STS Jambi, Fasha Siapkan 2 RS Untuk Bekerjasama
KPU Provinsi Jambi Ajak Media Sosialisasikan Tahapan Pilkada 2020
CE-Suka dan Alharis-Sani Menguat, Fasha Ungkap Cawagubnya Mengerucut Dua Nama
Yunninta: Untuk Kepemimpinan, Saya Tidak Cerita Masa Lalu, Tapi Tawarkan Masa Depan


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



