116 PNS Di Tanjabtim Masuk Batas Usia Pensiun Di Tahun 2019



Senin, 23 Desember 2019 - 10:17:46 WIB



JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) saat ini belum mencukupi dari kebutuhan yang diharapkan.

Sampai tahun 2019 ini, jumlah PNS yang ada di Tanjabtim baru sekitar 3.842 orang. Jumlah itu dirasa masih kurang sekitar 1.158, karena di Tanjabtim kebutuhan PNS yang diharapkan yaitu berjumlah sekitar 5.000 PNS.

Ridho Hamid, selaku Pelaksana Sub Bidang Mutasi dan Pensiun BKPSDMD Tanjabtim mengatakan, dari total 3.842 orang PNS yang ada di Tanjabtim tahun ini, sebanyak 116 PNS diantaranya saat ini telah masuk batas usia pensiun di tahun 2019.

"Dari 116 PNS yang akan pensiun tahun ini, 2 orang diantaranya pindah tugas atas pertimbangan - pertimbangan yang telah disetujui oleh Bupati, 16 meninggal dunia," ujarnya.

Sementara itu, untuk PNS yang terbanyak pensiun pada tahun 2019 ini yaitu di bagian tenaga pengajar. Total tenaga pengajar yang pensiun pada tahun ini sekitar 81 orang.

Ketersediaan guru PNS di Tanjabtim saat ini masih belum mencukupi. Di tambah lagi 81 orang di antaranya tahun ini telah masuk masa pensiun. Hal itu menjadi suatu perhatian khusus dari Pemkab Tanjabtim.

Terkait hal tersebut, Bupati Tanjabtim pernah menegaskan pada ulang tahun PGRI di Tanjabtim beberapa waktu yang lalu terkait ketersediaan guru di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung ini.

Bupati Romi menyampaikan kekecewaannya terhadap beberapa persoalan yang dihadapi Tanjabtim. Hal tersebut terkait ketersediaan guru tingkat SLTA, karena cukup banyak guru SMA yang pindah ke luar Tanjabtim.

“Guru yang menjadi kewenangan saya (Guru SD dan SMP), saya pastikan tidak akan mendapat izin pindah dari saya. Makanya saya kecewa saat dapat laporan banyak guru SMA yang pindah,” ucap tegas Bupati Romi.

Romi bahkan menyalahkan Pemprov Jambi, dengan tegas Bupati di Kabupaten termuda se Provinsi Jambi ini menyebut bahwa ternyata Pemprov Jambi tidak peduli dengan pendidikan Tanjabtim.

“Katanya tugas kita mencerdaskan anak bangsa, tapi ini apa. Banyak guru SMA pindah keluar daerah tanpa sepengetahuan kami. Yang terdampak kan anak - anak kami di sini, cobalah dipikirkan,” ungkap Romi.

Pemkab Tanjabtim sangat menerima apabila ada PNS yang ingin pindah ke Tanjabtim karena akan membantu mengisi beberapa kekurangan yang ada saat ini. Seperti pada sebelumnya, di tahun ini ada sebanyak 11 orang PNS yang pindah tugas ke Tanjabtim.

"Selagi Track record di tempat dia bekerja sebelumnya baik dan tidak ada masalah apapun, kemungkinan untuk bisa bergabung di lingkup pemerintahan Kabupaten Tanjabtim akan dipermudah," pungkas Ridho Hamid. (ipn)




Tagar:

# TANJABTIMUR

Artikel Rekomendasi