JAMBERITA.COM - Manuver 5 Bupati yang digawangi Bupati Merangin Al Haris, Bupati Tanjabtim Romi Haryanto, Bupati Kerinci Adirozal, Bupati Bungo Mashuri dan Bupati Muaro Jambi Masnah Busro belum selesai.
Setelah menunjukkan kemesraan saat Perayaan HUT Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Al Haris kembali membuat kejutan dengan membawa bupati PAN untuk makan siang dengan Abdullah Sani yang merupakan Kader PDIP yang digadang maju Pilgub Jambi.
Ini terungkap dari foto yang menyebar di media sosial. Al haris dan 3 bupati yakni Romi, Mashuri dan Masnah menikmati makan di salah satu restoran di Kota Jambi. Info yang kami dapatkan Adirozal hadir namun hanya sebentar. Seperti diketahui Al Haris merupakan kader Golkar dan empat bupati lainnya kader PAN.
Sebelumnya Al Haris mengakui akan menggelar pertemuan kejutan setelah HUT. "Tunggu saja kabarnya," katanya usia paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi Senin siang (6/1/2020).
Yang menarik, Ketua DPW PAN Provinsi Jambi H Bakri mendadak mendatangi PDIP untuk mengambil formulir. Tentu saja, kedatangan anggota DPR RI ini mengejutkan. Apalagi jika dihubungkan dengan manuver Al Haris bersama Bupati PAN yang semeja dengan Sani yang notabene digadang menjadi calon dari partai banteng ini.
Melihat kejadian itu, Pengamat Politik Dori Efendi mengatakan bahwa dari kejadian tersebut bisa disimpulkan bahwa PDIP saat ini menjadi rebutan. Karena berdasarkan hal tersebut, bisa dianalisa bahwa Bakri menginginkan PDIP karena dengan 2 partai ini, dirinya sudah aman untuk maju.
"Itupun jika memang nantinya maju, karena sampai sekarang tidak terlihat keseriuasannya dibuktikan dengan belum mundurnya Ketua PAN ini dari legislatif. Malahan bisa dibilang hingga saat ini untuk memanaskan situasi politik Pilgub Jambi. Ketika memang benar nantinya maju, pasti targetnya adalah wakil dari PDIP ," katanya.
Selain itu, Alharis juga terus menunjukkan keinginan untuk didukung dengan PDIP dibuktikan dengan terus menggandeng Abdullah Sani yang kita semua tahu merupakan Mantan Wakil Walikota Jambi dan memiliki banyak basis massa. Dengan hal itu pastinya akan terjadi konflik internal, karena bukan hanya ada Abdullah Sani di PDIP yang menyatakan maju, tetapi juga ada Safrial.
"Kejadian ini sebenarnya paling menguntungkan buat PAN. Karena PAN merupakan partai besar yang tidak ingin dipandang dengan sebelah mata dalam kontestasi Pilgub. Dan itu juga secara otomatis menaikkan nilai tawar PAN kepada para calon yang ada," ujarnya.
Kalau figur yang diuntungkan dari kejadian ini tetap Alharis dan Sani. Karena mereka berdua duduk bersama dengan bupati dari PAN diwaktu Ketua PAN sendiri mendaftar di PDIP. Tetapi tetap saja ini belum bisa dijadikan patokan karena rentang waktu yang masih lama. Nanti bisa dilihat apakah ketua PAN ingin mengganjal Al Haris yang semakin mesra dengan Sani.
"Kita lihat saja nanti bagaimana yang terjadi kedepannya. Apakah H. Bakri dan PAN yang mendapatkan keuntungan dari kejadian ini atau Alharis yang malahan mendapatkan keuntungan. Tinggal melihat siapa nanti yang akan diusung oleh partai," tandasnya. (am)
Gubernur Al Haris Tekankan Peran Guru dan Kiai Jaga Moral Generasi Bangsa
Kejar Dana Hibah BNPB, PUTR Jambi Dampingi Tim Verifikasi untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Finalisasi Ruas Jln Padang Lamo - Margoyoso dan Muaro Sabak, Usulan IJD Jambi Diperkirakan Agustus
Buka Peluang Cagub Lain, Ketua Penjaringan: Silakan Mendaftar Selama PDIP Belum Berikan Dukungan
Ambil Momen HUT Jambi, Bakri Mendadak Datangi PDIP Ambil Formulir Jadi Cagub
Sebut Gerindra Diuntungkan Jika Dirinya Maju Pilgub, Fasha: Wawako Kader Bisa Jadi Walikota
BPH Migas, Ombudsman hingga DPR RI Sidak BBM Bersubsidi di Jambi : Ini Temuannya


