JAMBERITA.COM- Kehidupan aktivis mahasaiswa yang tidak pernah lepas dari dua hal yaitu kopi dan rokok. Karena dua hal ini teman begadang dan teman diskusi. Begitu juga dengan sekjen Pena 98 Adian Napitupulu.
Kegemarannya merokok dan ngopi menjadi stigma bahwa kehidupannya kurang menjaga kesehatan. Sehingga akhir akhir ini harus berbaring di rumah sakit. "Saya memang hobi ngopi dan rokok dari zaman mahasiswa sampe sekarang," katanya saat menyambangi Stand Hello Sapa di Rakernas PDIP, Jakarta.
Ia pun semakin mengetahui dunia kopi ketika sahabatnya yang juga Presnas Pena 98 Jambi mempunyai warung kopi bernama hellosapa di Jambi. "Bung cecep sering kirim saya kopi arabica kerinci, robusta jangkat dan liberika Tanjung jabung. Kesemuanya itu rasanya enak banget. Saya serasa minum kopi di dimensi lain karena saking enaknya kopi Jambi. Dan uniknya setelah saya minum kopi hellosapa semangat kerja dan ketajaman berfikir saya semakin meningkat, ujar Adian disela sela minum kopi hellosapa distand rakernas PDIP Jakarta," katanya sambuil menyeruput kopi yang baru saja disajikan barista Hellosapa.
"Saya berharap pada kawan kawan mahasiswa dan aktivis lainnya selain ketajaman kita cara mengendus keringat dan penderitaan rakyat. Kita hari ini dituntut tajam dan terus diasah naluri bisnis dan interpreuner karna dengan ini bisa menopang ketahanan ekonomi bangsa", tegas adian.
di akhir seruputan kopinya.
Bahkan, Adian berseloroh, kopi hellosapa kopinya para dewata kopi terbaik dunia akhirat.(*/sm)
Momen Cecep Suryana Diskusi Santai dengan HAR, Apa yang Dibahas?
Cawako Pro Milenial, Cecep Suryana Sebut Jambi Festival City Bakal Fasilitasi Kreatifitas Anak Muda
Ngopi di Helosapa Bersama Pelaku Seni, Slamet Rahardjo: Teater di Jambi Harus Kembali Hidup
Program Berbasis Elektronik Diskominfo Provinsi Jambi Segera Diterapkan, Ini Tujuannya
Hadir Ditengah Ribuan Masyarakat dalam Rangka HUT Jambi, Nisa Syabian Bertemu Kembaran


Gubernur Al Haris Lepas Tim DBL Jambi, Siap Harumkan Nama Daerah di Ajang Nasional



