Yunninta Ingin Batanghari Semarak Dengan Kegiatan Majelis Taklim



Jumat, 17 Januari 2020 - 07:00:47 WIB



JAMBERITA.COM- Ketua TP PKK Batanghari Hj. Yunninta Asmara, SH mengatakan dirinya memiliki harapan kabupaten Batanghari semangkin semarak dengan berbagai kegiatan majelis taklim. Dalam hal ini Yunninta berkeyakinan majelis taklim merupakan sarana  pengamalan ajaran Islam untuk dinamisasi keilmuan.

Sehingga wakil ketua DPRD Batanghari ini berharap keberadaan Majlis Ta'lim di Batanghari ini hadir dengan kajian Keislaman-Interaktif . “ Alhamdulilah saya senang majelis taklim di Batanghari maju dan semarak dengan kajian keislaman dan kehidupan sehari - hari dengan interaktif dan mengedukasi,” ungkapnya di Muara Bulian (16/1/2020) kemarin.

Yunninta sendiri berharap tujuan dibentuknya majelis taklim sebagai wahana keilmuan dan media silaturrahmi.

"Saya melihat di Batanghari adanya Majlis Ta'lim yang dikemas dalam diskusi-interaktif, kita akan mendapatkan tambahan wawasan seputar wacana keislaman dari satu peserta pengajian dengan peserta lainnya,” lanjutnya.

Karena ibu - ibu yang ikut pengajian bisa menjadikan kegiatan majelis taklim sebagai media latihan, sebagai bekal diri sendiri, keluarga dan syukur - syukur nantinya terjun berdakwah di tengah-tengah masyarakat " ujar ibu dari dua anak tersebut.

"Di Batanghari ibu yang sudah disibukkan dengan pekerjaan atau keluarga masing-masing mungkin bisa mendapatkan tambahan ilmu-ilmu agama dari guru atau ustadz yang memang concern terhadap disiplin ilmu keislaman. 

Jadi Majlis Ta'lim ini disamping sebagai wahana keilmuan juga sebagai media silaturrahim antar muslim Indonesia di Masyarakat " lanjut ibu yang baru saja menunaikan ibadah umroh tersebut.

Apalagi menurutnya selain kegiatan Majlis Ta'lim, bisa ditambah kegiatan Tadarrus al-Qur'an. Akan tetapi kegiatan ini hanya dikhususkan untuk para ibu-ibu saja. Tadarrus al-Qur'an dilaksanakan sekali dalam seminggu, harapnya.

“Harapan saya muslim-muslimah Batanghari bisa mengaplikasikan sunnah seperti yang diajarkan agama Islam. untuk menambah kekayaan wawasan keislaman harus tetap dinamis dan inovatif,” tandasnya.(*/sm)





Artikel Rekomendasi