JAMBERITA.COM - SMA Negeri 3 Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi memperingati hari jadi ke 22 tahun 2020 dengan menggelar berbagai kegiatan.
Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 3 Tanjabtim Muhammad Tahang mengatakan, pelaksanaan akan dimulai Senin (3/2/2020) dengan Workshop dan Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan media pembelajaran video dan pemanfaatan rumah belajar.
"Tujuannya adalah untuk menambah wawasan tenaga pendidik (guru) meningkatkan lifeskill pendidik dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kecamatan Nipah panjang," katanya.
Kegiatan tersebut, pihak SMAN 3 Tanjabtim juga melibatkan PGRI Kecamatan Berbak, Sadu dan Nipah, kata Tahang di hari jadi SMAN3 juga mempunyai misi dan menjatuhkan harapan dalam mewujudkan peserta didik (siswa/i) yang berakhlak mulia, terampil, cerdas dan inovatif.
"Kenapa dalam masa globalisasi ini, pendidikan akhlak ini selalu ditinggalkan, misalnya anak pintar tapi tidak punya budi pekerti, anak pintar tapi tidak hormat sama orang tua, inikan tidak berbanding lurus, jadi harapan kita harus selaras," ujarnya.
Harapan tersebut dapat mereka terapkan dalam dunia pendidikan sehingga anak didik dapat memiliki budi pekerti yang luhur sehingga bisa berpengetahuan, untuk itu kata Tahang secara internal mereka akan menerapkan, bahwa adap itu diatas ilmu.
"Intinya kita akan berupaya untuk meningkatkan prestasi di bidang akademik, karena sejauh ini excool yang selalu menonjol di SMAN 3, sementara tujuan utama itu ada pada konsep pembelajaran, yang mengedepankan nilai-nilai akademisi," ujarnya.
Selain menggelar workshop, SMAN 3 Tanjabtim juga akan melaksanakan senam sehat yang dibuka untuk umum. Selanjutnya melibatkan anak PAUD dalam melakukan lomba mewarnai dan anak anak SD lomba melukis.
"Pematerinya workshop dari Ketua LPMP Provinsi Jambi, kemudian kita Sub SDM Duta Belajar Provinsi dan disitulah nanti akan kita promosikan bahwa kita juga punya aset, karena sejauh ini tidak pernah dilirik," ungkapnya.
Sebenarnya HUT SMAN 3 Tanjabtim itu Rabu (29/1/2020) kemarin, namun karena ada agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan, maka kata Tahang hari Puncak mundurkan pada tanggal 5 Februari 2020 mendatang.
"Intinya dalam melaksanakan hari jadi ini kita merefleksikan dirilah kan, apa yang sudah kita perbuat selama ini kemudian apa yang bakal kita perbuat kedepannya," sebutnya.
Workshop yang berbasis online itu juga bertujuan untuk mendorong dan membantu pengembangan diri bagi setiap tenaga pendidik (guru), karena menurut Almuni HMI ini, itu salah satu syarat bagi guru ketika kenaikan pangkat.
"Kita memberikan bantuan kepada Guru, karena sejauh ini kan, kalau mau naik pangkat, itu ada semacam penilaian serta pengembangan diri, jadi kita ambil 32 jam, artinya sistem offline dan online," jelasnya.
Workshop bersifat online itu, kata Tahang, memang sudah harus dilakukan karena sudah diakui. Setidaknya dari pelaksanaan itu para keluarga besar PGRI sudah mendapatkan kredit point 1 dalam memenuhi kenaikan pangkat dibidang pengembangan diri.
"Inikan yang banyak menjadi persoalan-persoalan guru-guru juga kan. Alhamdulillah, peserta Workshop sejauh ini sudah melebihi kapasitas. Ini kita batasi dan kita ambil 100 peserta," pungkasnya.(afm)
DPW APPSI Jambi 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Susunan Kepengurusannya
Langka! Kursi Bendum Jadi 'Primadona' di Muswil III APPSI Jambi Sampai Spanduk Diganti Berkali-kali
Basket Pelajar DBL Jambi Menuju Training Camp Nasional, Dispora Harapkan Regenerasi Prestasi
SMKN 5 Tebo Pukau Siswa dan Pengunjung SMPN 12 Tebo Expo dengan Pamerkan Karya Siswanya
Tinjau Pasar Rakyat Sungai Saren, Ini Harapan Sekda Tanjabbar Agus Sanusi
Dandim Tanjab Ajak Prajurit Terapkan Hidup Sehat dengan Mulai Bersepeda


Lantik APPSI Jambi, Sudaryono Tegaskan Pengurus Harus Kerja Nyata: Jangan Kebanyakan Jadi Mandor!



