JAMBERITA.COM- Akibat dari adanya Virus Covid-19 atau virus corona beberapa penerbangan luar negeri dibatalkan. Dilansir dari beberapa media, Bandara internasional yang ada di Indonesia khususnya Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali rugi hingga 48 milliar.
Menanggapi hal ini, Executive General Manager (EGM) PT. Angkasa Pura Bandara Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Mohamad Hendra Irawan menjelaskan bahwa untuk Bandara Sulthan Thaha sendiri tidak berdampak langsung akibat virus corona ini. Hal ini disebabkan karena setatus Bandara Sulthan Thaha yang masih domestik.
"Tidak berdampak secara langsung dengan adanya pembatalan pembatalan penerbangan baik dari bandara tujuan maupun bandara asal karena memang masih domestik", ujarnya. (9/3/2020)
Hendra menjelaskan bahwa menurut data mulai dari Januari 2020 hingga hari ini ada peningkatan 12 persen untuk jumlah pesawat udara. Sedangkan untuk jumlah penumpang masih tumbuh 1 persen. " sementara untuk penumpang kita masih tumbuh 1% dikarenakan kita domestik", ujarnya.
Sedangkan untuk penerbangan internasional seperti keberangkatan umroh Hendra menjelaskan bahwa memang ada pembatalan keberangkatan. Tapi hal tersebut dapat diatasi dengan penjadwalan ulang. "jadi melalui beberapa maskapai mereka melakukan penjadwalan ulang jadi datanya ada di travelnya", ujarnya. (sap)
Prof Usman : Vonis Primer Sudah Tepat, Kasus Sucolite Mestinya Tak Perlu Disidangkan di Tipikor
Kabar Baik di Wisuda UBR Jambi, Rektor Ungkap Peluang Kerja ke Luar Negeri Gratis, Target 1000 Orang
Enam Bulan, Perjuangan Wahyu Agus Prayugo dan Tim Kawal Kasus Sucolite : Dakwaan Primer tak Terbukti
Antisipasi Virus Corona, Bandara Sulthan Thaha Berikan Pelayanan Cek Suhu Tubuh Mandiri
Kapolda Jambi Hadiri Peresmian Aplikasi Pemantau Karhutla di Riau
Prof Usman : Vonis Primer Sudah Tepat, Kasus Sucolite Mestinya Tak Perlu Disidangkan di Tipikor



