JAMBERITA.COM- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jaya Negara Abidin meminta Pemerintah benar-benar memperhatikan Alat Pelindung Diri (APD) dokter yang menangani Corona Virus Disease (Covid-19). Termasuk para tenaga medis yang tergabung didalamnya. Karena mereka menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.
Menurut Pinto saat ini Jambi hanya memiliki tiga dokter paru. Jangan sampai beban mereka melebihi kemampuan mereka sehingga mereka kelahan dan akhirnya meninggal dunia. Termasuk dokter lain dan tenaga medis yang tergabung dalam penanganan covid-19.
“Kita tidak mau Seperti kasus penyelenggara pemilu dalam pemilu lalu. KPPS meninggal karena kelelahan. Kita Cuma punya dokter paru 3, mereka ini harus dijaga jangan beban melebihi kemampuan mereka. Termasuk tenaga medis dan dokter lainnya,” jelasnya.
Karena itu, garda terdepan ini harus menjadi VVIP yang harus diperhatikan dan dijaga. Mereka juga harus ditangani oleh dokter yang memantau kondisi kesehatannya mulai dari vitamin dan sebagainya. “Jika perlu dijaga polisi,” jelasnya.
Begitu juga dengan alat pelindung diri (APD). Jangan asal-asalan. Pemerintah harus menyetok APD tenaga medis jangan sampai kehabisan. “Harus dipastikan dia punya APD anti corona bukan jas hujan. Sepatu boat, bukan sepatu boat tukang sapu, harus khusus tim medis harus tranparan, berapa stok APD, kalau belum beli sekarang,” jelasnya.(sm)
OJK Buka Suara Hasil Audit Forensik Bank Jambi Sudah Keluar, Krimsus Dikabarkan Turun Tangan?
Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Pengawasan Notaris dalam Pelayanan hingga Kepastian ke Masyarakat
Kanwil Kemenkum Jambi Turun Tangan Dorong Desa Tangkit Baru Jadi Destinasi IG Tourism
Jangan Sepelekan Corona dengan Lalaikan Physical Distancing, Pinto: Ikuti Himbauan Pemerintah
Bus Transiginjai Disemprot Cairan Disinfektan Untuk Cegah Corona
Kejar Target RKT RB Triwulan II, Kemenkum Jambi Matangkan Data Dukung Lewat Entry Meeting


