JAMBERITA.COM- Seiring merebaknya Virus Corona, Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang merupakan salah satu pintu masuk Provinsi Jambi mendapatkan perhatian khusus dari Anggota Komisi IX DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH).
Bahkan pria yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Provinsi Jambi itu langsung melakukan komunikasi dengan Dr. H. Safrial, MS Bupati Tanjung Jabung Barat dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terkait adanya empat warga Malaysia terinfeksi Virus Corona.
"Ya kita apresiasi upaya koordinasi yang dilakukan Bupati Tanjung Jabung Barat Pak Safrial dalam rangka mengantisipasi penyebaran Virus Corona di daerahnya," ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Menurut SAH, Tanjung Jabung Barat harus lebih meningkatkan kewaspadaan karena daerahnya berbatasan langsung dengan Batam dan negeri jiran Singapura dan Malaysia.
"Kita di Jambi khususnya di Tungkal harus meningkatkan kewaspadaan karena berbatasan langsung dengan Batam dan Singapura," kata SAH di Jambi (24/3).
Dalam hal ini, SAH mendukung upaya pemerintah daerah harus segera melakukan langkah pengamanan strategis, mengingat banyak pintu keluar masuk dari dan ke Tungkal dan Batam.
"Pintu keluar masuk itu ada yang resmi dan dan ilegal. Khusus ilegal itu bahkan puluhan baik darat hingga laut, jadi pemerintah perlu segera mengambil langkah antisipasi," harapnya.
Selain masalah pintu masuk, SAH juga memberikan dukungan atas himbauan yang dilakukan Bupati Tanjung Jabung Barat dalam hal mengatur interaksi masyarakat atau sosial distancing, dimana beliau karena cinta dengan masyarakat Tanjabbar, menghimbau masyarakat menunda agenda yang melibatkan orang banyak, apakah itu Haul atau Resepsi.
Khusus acara haul sebagai tradisi mengingat dan mendoakan para ulama adalah suatu kebiasaan mulia, namun demi kebaikan kita bersama untuk menghindari menyebarnya Virus Corona lebih ditunda sampai pandemi ini selesai.
"Saya memahami jalan berfikir nya Pak Bupati yang tidak ingin meningkatnya penyebaran Virus Corona di sana, sehingga himbauan untuk menunda kegiatan yang melibatkan orang banyak seperti Haul dan sebagainya suatu hal yang baik untuk kita turuti, inikan demi kebaikan bersama."
Selain itu, dalam kapasitasnya sebagai Anggota DPR yang membidangi kesehatan, SAH merasa terharu dengan laporan Pak Bupati yang mengaku daerah dipimpinnya kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) baik untuk petugas medis maupun masyarakat.
"Saya merasa sedih dan terharu ketika Pak Bupati menyampaikan APD yang tersedia hanya 6 pcs, inikan perlu kita tindaklanjuti," ungkapnya.
SAH sendiri mengaku akan segera menindaklanjuti pengaduan tersebut kepada Kementerian Kesehatan di Jakarta, agar ada segara bantuan APD kepada Tanjabbar dan daerah lain di provinsi Jambi.
"Insya Allah saya akan segera tindak lanjuti Jambi agar dapat bantuan APD dari Kementerian Kesehatan di Jakarta."
Pada kesempatan itu juga, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini memberi apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada dokter, bidan, perawat serta petugas rumah sakit yang telah berjuang di garis depan bahaya Corona di seluruh daerah Indonesia, khususnya Provinsi Jambi, karena bagi SAH mereka semua merupakan pahlawan Indonesia saat ini.
"Terakhir saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan pada dokter, bidan, perawat dan tenaga kesehatan yang telah berjuang menghadapi virus Corona di tanah air, khususnya di Provinsi Jambi, kalianlah sesungguhnya pahlawan Indonesia saat ini," pungkasnya.(*/sm)
Hadapi Pandemik Covid 19, Koni Jambi Harapkan Atlet Laksanakan Pelatda Mandiri
Antisipasi Corona, PDIP Bagi Masker dan Sediakan 2 Titik Cuci Tangan di Pasar Angso Duo
Antisipasi Covid-19, Pemkot Semprot Disinfektan Sekolah dan Tempat Ibadah di 11 Kecamatan
Pasar Angso Duo Diisukan Ditutup Sementara, Ansori: Jangan Buat Isu yang Idak-Idak
Ketua DPRD Provinsi Jambi Cek Stok Beras Bulog, Edi: Jangan Panik, Stok Beras Aman untuk 4 Bulan
Belajar di Rumah, Siswa SMP di Tanjab Timur Praktikkan Belajar Online
Perancang Kanwil Kemenkum Jambi Kawal Penuntasan Ranperda Insentif & Kemudahan Penanaman Modal

