JAMBERITA.COM, JAMBI- Salah satu usaha untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 adalah dengan cara memcuci tangan memakai sabun maupun memakai hand sanitizer. Keberadaan hand sanitizer mulai jarang ditemui. Dan jika pun ada, harga yang ditawarkan diatas harga standar.
Untuk itu, Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) dan Fakultas Kedokteran Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi berkolaborasi membuat hand sanitizer yang diperuntukan bagi seluruh Keluarga Besar Universitas Jambi maupun untuk masyarakat sekitar kampus.
“Sekarang sudah di produksi sekitar 1.456 botol hand sanitizer. Bisa saja bertambah jumlahnya tergantung bahannya. Kalau ada etanol lagi, kami tetap akan memproduksi hand sanitizer,” Ujar Dr. Revis dalam keterangannya.
Revis juga mengatakan, pembuatan hand sanitizer awalnya hanya untuk kebutuhan sendiri. Namun karena ada permintaan dari Rektor untuk membuat hand sanitizer yang diperuntukan bagi keluarga besar Unja, maka tim memproduksi hand sanitizer dengan jumlah banyak.
“Dengan dukungan penuh dari Rektor untuk membuat hand sanitizer dalam jumlah banyak, Tim berkolaborasi dengan FKIK dalam produksi massal tersebut,” Jelasnya.
Sebagai informasi, Saat ini tim sedang menunggu bahan baku yang dibeli langsung dari Jakarta akibat langkanya bahan baku di Provinsi Jambi. Adapun pembuatan hand sanitizer nantinya akan dilakukan pada masing-masing laboratorium Fakultas Sains dan Teknologi dan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.
SAH: Mengkhawatirkan, Penanganan Virus Corona Harus Lebih Baik
Covid-19 Merebak, Syahirsah Tanggulangi Masyarakat Terkena Dampak Secara Ekonomi
Update Data Virus Corona Di Provinsi Jambi, ODP Berkurang 30 Orang
Cegah Corona, Fasha Berlakukan Jam Malam Bagi Masyarakat Kota Jambi
Wakili Danrem Kasrem 042/Gapu Bersama Gugus Tugas Tinjau Pos Terpadu Di Batas Sumsel


Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi



