JAMBERITA.COM- Tidak ingin terjadi penyimpangan penggunaan dana Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), DPRD Kabupaten Tanjab Barat meminta pemerintah transparan dalam pengelolaan dana pandemi covid 19 cukup beralasan.
Pasalnya Dana yang ada cukup besar mencapai ratusan miliar rupiah.
Anggota komisi II DPRD Tanjab Barat Syufrayogi Syaiful mengatakan jika anggaran untuk penanganan covid ini cukup besar, pemerintah pemerintah mesti transparan, terbuka ke publik soal rincian dana tersebut, biar publik tahu dan tidak timbul kecurigaan prasangka buruk ke pemerintah.
Apalagi Pandemi Covid-19 yang disusul dengan defisit anggaran di Kabupaten Tanjab Barat disikapi serius berbagai pihak.
Dengan mengatasnamakan kepentingan masyarajat, anggota dewan legislatif ini menegaskan bakal melakukan pengawalan dan meminta pemerintah transparan soal pengelolaan dan penggunaan dana tersebut.
"Dengan adanya keterbukaan dan transpransi pengelolaan dana pencegahan covid-19 ini secara tidak langsung pemkab memberikan edukasi kepada masyarakat tentang keterbukan infomasi publik," kata Syufrayogi, Kamis (30/4/20).
Langkah ini diyakini bakal menepis dugaan maupun tudingan miring kepada pemerintah yang sempat beredar di masyarakat.
"Intinya jangan sampai ada penilaian miring," tandasnya. (Henky)
Bupati Anwar Sadat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026 Fokus Percepatan Pembangunan
Bupati Tanjab Barat Rakor MBG Bersama Mendagri dan Kepala BGN
Tekankan Sinergi DPRD dan Pemkab, Rapat Paripurna Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026 Mulus
Di Depan Tim Medis RSD Kol Abundjani, Al Haris: Saya Ikhlas, Nyawa Hilang Demi Masyarakat
6 Orang Mahasiswa Jambi Asal Merangin di Sudan Harapkan Bantuan Pemerintah Karena Lockdown
Gubernur Al Haris di Rakor Penanganan Karhutla Jambi : Udara Kita Sudah Mulai Tidak Sehat


