JAMBERITA.COM, MERANGIN - Puluhan staf puskesmas Rantau Panjang mengadu ke Komisi II Dewan Pewakilan Rakyat (DPRD) Merangin.
Mereka meminta agar Kapus Mundur dari jabatan. Karena selama ini selalu mendapat tekanan dari kepada puskesmas dengan ancaman dipindahkan.
"Kami akan mogok kerja kalau tidak dipindahkan Kapus Rantau Panjang, "ungkap salah satu staf medis yang hadir.
Bahkan katanya, mereka pernah melakukan mediasi dengan kepala dinas kesehatan dan Bupati namun tidam diindahkan.
"Demi kepentingan bersama dalam mencari solusi. kami bersama kawan-kawan pernah menghadap ke dinas kesehatan tapi menemui jalan buntu, " tambahnya.
Senada diungkap salah satu tenaga medis lainnya yang menyampaikan keluhannya. Jika tidak mau mengikuti kehendak Kapus, maka kami akan dimutasi.
"Kapus kami ini terlalu otoriter. kami tidak nyaman lagi pak. malah yang mengancam kami itu adalah Tenaga Kerja Sukarela (TKS)," bebernya.
Dari pantauan awak media, pengaduan itu masih berlanjut. (oli)
SAH Berduka, Kiai Haji Lohot Hasibuan Wafat, Gerindra Jambi Kehilangan Sosok Penasehat Ulama Panutan
Kemarin, Gubernur Al Haris Turun ke Lokasi Karhutla 28 HA di Puding Muaro Jambi
Sepekan Tuntas Gelar Tiga Sesi, UNJA Wisuda 1.135 Lulusan pada Periode ke-126
Uji Swab Dinyatakan Negatif, Dua PDP di Merangin Dipulangkan
Pemkab Merangin Terima Bantuan APD Dari Dinas Kehutanan, FFI dan BKSDA
Hari kedua Pelatihan Paralegal Kemenkum Jambi Berjalan Lancar


