JAMBERITA.COM- Relawan Yunninta - Mahdan (YA - MAHA) menegaskan pihaknya siap menolak isu sara, kampanye hitam dan hoaks dalam pilkada Batanghari Desember 2020 nanti.
Pernyataan ini disampaikan salah satu pentolan Relawan YA - MAHA Edi SS ketika menghadiri konsolidasi pemenangan secara virtual meeting Minggu (7/6/2020) kemarin di Bulian.
“Kami melihat dinamika politik hari di Batanghari sudah mulai tak sehat, bahkan sudah menjurus ke situasi darurat demokrasi, karena para elit terus menggunakan isu sara dan kampanye hitam sebagai bahan politik mereka, jika kondisi berlanjut kita tak punya pilihan, kita siap melawan Kampanye hitam yang menyerang ibu Yunninta,” ungkap Edi SS.
Dalam hal ini ibu Yunninta bukan sekali dua kali menjadi korban Kampanye Hitam dan SARA. Salah satu isu yang terus dimainkan pihak - pihak kurang bertanggung jawab menyerang asal usul suku dari istri Bupati Batanghari tersebut.
Padahal menurutnya jika mau jujur ibu Yunninta adalah calon yang terus menerus mengabadikan diri untuk Batanghari, susah dan senang ibu YA tetap di Batanghari. Bukan seperti segelintir orang, menguntungkan mereka di Batanghari, jika tidak langsung cari peruntungan di daerah lain.
Sehingga dia mengatakan Tim YA –Maha menuntut berbagai hal kepada seluruh elemen yang terlibat, jangan lagi memakai isu sara,hoaks, dan kampanye hitam dalam memenangkan pemilu, itu fatal, ungkapnya dengan penuh semangat.
Bahkan Edi menambahkan, banyak cara untuk memenangkan politik. “Bukan dengan cara seperti itu, hal seperti itu bisa merusak demokrasi yang selama ini kita yakini dan percayai, kita dari tim YA menolak cara tersebut,” tandasnya.(*/sm)
Semangat HUT ke-81 RI, Bupati Fadhil Arief Komitmen Selaraskan Pembangunan dengan Arahan Pusat
Bupati Fadhil Arief Lepas Kontingen Pramuka Batang Hari Menuju Jamnas XII Cibubur
Buka Rakor Teknis Pembangunan Perkebunan, Fadhil Arief Ajak Kelola Kebun Secara Profesional
Heboh Soal Penunjukan Plt, DPD Golkar Provinsi Jambi Keluarkan Surat Larang DPD II Ganti Ketua PK
Luruskan Isu Maju di Pilgub, HBA Kembali Tegaskan Sikapnya, Berikut Pernyataan Resminya
Prakiraan BMKG: Musim Hujan di Jambi Baru Meningkat Signifikan pada November 2026


