JAMBERITA.COM- Desa Labuhan Pering Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur, meninggalkan satu kenangan bagaimana sulitnya signal untuk kebutuhan berkomunikasi. Itu dirasakan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Kodim Tanjab. Tidak hanya Satgas Hal utama yang menjadi keluhan juga bagi masyarakat di Desa Labuhan Pering hingga saat ini adalah masalah akses jaringan telepon seluler.
Hari ini (Rabu, 29/07/2020) TMMD telah usai, Seperti yang dirasakan oleh para prajurit TNI dalam TMMD ke-108 Tahun Anggaran 2020 yang dilaksanakan oleh Kodim 0419/Tanjab, Kecamatan Sadu.
Para prajurit TNI Satgas TMMD itu sangat kesulitan untuk menghubungi keluarga, saudara, ataupun kekasihnya yang berada di wilayah lain. “Sangat sulit, karena signal seluler di Desa Labuhan Pering tidak menunjang. Untuk menelpon saja sulit, apalagi berkirim pesan SMS dan juga WhatsApp (WA),” ujar salah satu prajurit TNI Satgas TMMD.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-108 Letkol Inf Erwan Susanto mengungkapkan, Di daerah yang tidak ada signal telekomunikasi seluler seperti saat ini, TNI mampu bertahan bersama masyarakat. Binter merupakan hal penting ketika ancaman perang saat ini bukan ancaman perang konvensional.
“Kemanunggalan TNI-Rakyat untuk menangkal setiap ancaman yang bukan saja berbentuk perang senjata tapi perang lain yang melucuti rasa nasionalisme,” pungkasnya.(*/)
Sebelum Tinggalkan Desa Labuhan Pering, Satgas TMMD Kodim Tanjab Sempatkan Mengajar
Dandim Tanjab Ucapkan Terima Kasih Ke Masyarakat Labuhan Pering Telah Aktif Sukseskan TMMD
TNI Hadir, 4 Rumah Warga Desa Labuhan Pering Telah Layak Huni
TMMD 108 Kodim Tanjab Berakhir, Namun Kemanunggalan TNI-Rakyat Tetap Terjaga
Indahnya Kebersamaan TNI dan Masyarakat Dalam Bergotong royong Membangun Desa
Perkuat Capaian RB dan SAKIP, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Pengelolaan Kinerja B06

