JAMBERITA.COM- Anggota DPR RI yang membidangi ketenagakerjaan dan kesehatan Sutan Adil Hendra (SAH) mendesak Kementerian Ketenagakerjaan untuk menempatkan masalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam prioritas program dan anggaran.
"Kita ingin pekerja migran dijadikan prioritas dalam program dan anggaran dalam rencana kerja anggaran (RKA) kemenaker 2021, ungkapnya ketika melakukan rapat secara virtual (9/9) dengan Kementerian Ketenagakerjaan kemarin.
Sebelumnya, Anggota Fraksi Partai Gerindra ini menyatakan pihaknya sedang melakukan pengawasan terhadap proses moratorium penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) menyusul merebaknya penyebaran virus corona.
"Penyebaran virus corona harus disikapi serius oleh pemerintah sebelum siklus pendemi ini berulang memakan korban dari WNI. Pemerintah harus mengedepankan perlindungan dengan program dan anggaran yang memadai bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)," ungkapnya.
Selanjutnya Bapak Beasiswa Jambi ini menambahkan pemerintah seharusnya lebih khawatir dengan penyebaran virus corona yang mengancam nyawa PMI di luar negeri.
Menurut SAH beredarnya virus corona di China merupakan momentum bagi pemerintah untuk menunjukkan kepekaannya dalam melindungi PMI.
Hal itu karena tidak sedikit PMI yang mengalami permasalahan di tempat bekerja seperti pemutusan hubungan kerja sepihak, gaji, tidak dibayar penuh, biaya penempatan yang tinggi, besarnya beban biaya pengurusan untuk bekerja yang ditetapkan agensi, dan berbagai persoalan lain.
SAH menambahkan, pasar kerja internasional di tengah kelesuan ekonomi dunia, masih merupakan potensi besar yang bagus bagi pemasukan remitansi Indonesia. Peluang kerja itu merupakan solusi terbaik bagi penciptaan lapangan kerja dan menggeliatkan ekonomi di pedesaan melalui kiriman remitansi PMI.(*/sm)
Beasiswa KSE UNJA Cari Mahasiswa Jujur, Bukan Cuma Pintar! 317 Peserta 'Dikuliti' di Wawancara
Keren! Tiga Srikandi FH UNJA Sukses Jinakkan Pemalsu Tenun Pakai Blockchain
Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional II, Kadiv Yankum Kanwil Jambi Siap Akselerasi Inovasi Hukum
Total Keseluruhan Pasien Covid 308, Empat Pasien Dinyatakan Positif Hari Ini
Resmi Dilantik, Kepala BPKP Jambi: Fokus Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi
Update 9 September 2020, Kasus Covid 19 Bertambah 4 Lagi Total 308 Orang
