JAMBERITA.COM, TEBO – Penyidikan perkara kasus pengrusakan alat kesehatan ruang intensive Care unit (ICU) RSUD Sultan Taha Syaifuddin Tebo memasuki babak baru. Kepala kepolisian sektor Tebo tengah, Iptu. Hasyim Asyari menyatakan sudah menindak lanjuti kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Menurut Hasyim mengatakan Kepolisian sejak sore hingga malam ini telah melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka DE dan perempuan USD selama lebih dari tiga jam. Sebelum dilakukan penahanan kedua tersangka dilakukan pemeriksaan kesehatan dan uji swab di RSUD sultan Taha Syaifuddin Muara Tebo.
“ Sementara dari hasil pemeriksaan dan penyidikan kita menetapkan dua orang tersangka. Pada malam ini kedua tersangka kita lakukan penahanan di rutan Mapolres Tebo,” kata Iptu. Hasyim kepada sejumlah wartawan, Selasa (22/9/2020) malam.
Menurut dia, secepatnya berkas perkara akan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum kejaksaan negeri Tebo. Dalam perkara ini, kata Hasyim, dalam setiap menghadapi masalah agar dilakukan dengan cara-cara yang bermoral tanpa harus main hakim sendiri atau melakukan pengrusakan terhadap suatu barang milik negara. "Ujar Kapolsek.(*/sm)
Beasiswa KSE UNJA Cari Mahasiswa Jujur, Bukan Cuma Pintar! 317 Peserta 'Dikuliti' di Wawancara
Keren! Tiga Srikandi FH UNJA Sukses Jinakkan Pemalsu Tenun Pakai Blockchain
Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional II, Kadiv Yankum Kanwil Jambi Siap Akselerasi Inovasi Hukum
