Cek Lokasi, IW Warning Kontraktor Putus Kontrak Jika Pekerjaan Turap di Dapilnya Tak Sesuai Target



Rabu, 30 September 2020 - 11:55:27 WIB



Anggota DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata meninjau lokasi rencana pembangunan turap di sekitar Masjid Desa Kemingking  bersama PUPR, Rabu (30/9/2020)
Anggota DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata meninjau lokasi rencana pembangunan turap di sekitar Masjid Desa Kemingking bersama PUPR, Rabu (30/9/2020)

JAMBERITA.COM - Aspirasi masyarakat Desa Kemingking Dalam Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi terkait pembangunan turap penahan masjid di pinggir anak sungai akhirnya segera dibangun.

Anggota DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata (IW) mengatakan bahwa memang itu merupakan salah satu aspirasi warga setempat sekaligus janjinya ketika belum duduk di legislatif.

"Sebelum sayo mencalonkan Anggota DPRD bahwa ini menjadi problem dan turap di bawah masjid ini betul-betul menjadi persoalan, kalau ini tidak bangun bisa jadi amblas," katanya saat turun ke lokasi bersama PUPR Provinsi, Rabu (30/9/2020).

Untuk itu dirinya berjanji ketika duduk menjadi anggota DPRD dari Dapil Muaro Jambi akan mendorong pembangunan turap tersebut secara maksimal."Jadi Alhamdulillah pas hearing bersama PU tahun lalu, nampak nya di anggarkan," terangnya.

Maka dari itu dirinya bersama PUPR sekaligus konsultan serta kontraktor hari ini langsung meninjau lokasi yang akan dibangun karena dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan."Sebenarnya anggaran kemarin itu Rp2 M, cuman di potong karena Covid-19, tapi InsyaAllah tahun depan kita tambahkan lagi," sebutnya.

Berdasarkan hasil diskusi mereka, jika minggu depan mulai dikerjakan maka diprediksi di 21 Desember 2020 sudah selesai. Tetapi, kata IW dirinya meminta pekerjaan itu harus selesai selama 90 hari."Saya minta kepada masyarakat disini untuk turut membantu, agar mempermudah mempercepat pembangunan," ujarnya.

Karena memang, dirinya selaku anggota DPRD Provinsi Jambi dapil Muaro Jambi ketika ada pekerjaan yang di angggarkan oleh pemerintah di wilayah nya harus tepat guna dan tepat sasaran."Ini kan juga tempat ibadah, biar nyaman dan kalau sudah dibangun tidak ada lagi risau-risau takut longsor," tuturnya.

IW juga mengingatkan agar pelaksana sekaligus pihak kontraktor yang akan mengerjakan turap tersebut, agar benar-benar serius dan sesuai target, jangan sampai nanti molor, lalu minta tambahan waktu 50 hari seperti kejadian-kejadian proyek APBD di tahun 2019 waktu lalu.

"Ini lah yang kami wanti-wanti kepada pihak PUPR, dalam proses perencanaan, dalam waktu terkontrak itu betul-betul dievaluasi, materialnya, masalah cuaca nya itu juga diperhitungkan," jelasnnya.

Setelah mendengar penjelasan pihak PUPR bersama kontraktor nya , IW juga menyakini bahwa sebelum 21 Desember 2020 pembangunan turap sesuai dengan kontrak kerja sudah selesai."Kalau nggak selesai,? Way, itu putus kontrak lah. Tapi saya yakin, kontraktor nya tadi juga menyampaikan siap, jika tidak siap, maka siap pula untuk di putus," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi