JAMBERITA.COM, MERANGIN - Ratusan pendemo Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tolak Omnibuslaw dengan pihak keamanan saling dorong.
Pantau awak nedia di lapangan, pendemo yang sudah orasi selama 3 jam belum juga difasilitasi dari para dewan Merangin.
Hingga pendemo memaksa masuk dan saling dorong pihak keamanan dengan pendemo. Pendemo kecewa dengan sikap DPRD Merangin yang tidak kunjung memberikan ruang untuk melakukan audiensi diruang Paripuran.
Protes Pendemo adalah untuk menuntut merevisi Undang-Undang Onibuslaw yang tidak berpihak kepada buruh.
Sementara DPRD tidak tampak lagi menyambut aspirasi dari pendemo, karena DPRD hanya bisa memfasilitas di ruang banggar.
Tampak juga dari pantauan awak media gedung rakyat, juga dihadiri dari aliansi mahasiswa Merangin lain. (oli)
Ratusan Warga Renah Alai Padati PN Bangko, Tegaskan Solidaritas Adat Bukan Intervensi Hukum
Semarak PKD 2026 Merangin : Menjemput Tuah, Merawat Marwah Adat di Taman Mini Melayu Jambi
Harmonisasi Ranperbup Merangin, Kemenkum Jambi Bahas Batas Desa dan Dokumen Perencanaan
Medan yang Sulit Tak Suritkan Semangat Satgas Buka Jalan Baru
Meriahkan Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Jambi Siapkan Pelaksaan Fun Walk


