JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengatakan Germas adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat.
Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini aksi GERMAS ini harus diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.
"Germas inikan untuk memasyarakatkan perilaku hidup sehat dan memberi dukungan untuk program infrastruktur berbasis masyarakat," ungkap legislator yang sedang bersiap melakukan sidang terbuka atau promosi doktoralnya tersebut.
Hal ini disampaikan SAH ketika memberi sambutan dalam acara Germas di Hotel Grand (17/10) kemarin. Dalam paparannya, Bapak Beasiswa Jambi ini mengatakan program Germas memiliki beberapa fokus seperti membangun akses untuk memenuhi kebutuhan air minum, instalasi kesehatan masyarakat serta pembangunan pemukiman yang layak huni. Ketiganya merupakan infrastruktur dasar yang menjadi pondasi dari gerakan masyarakat hidup sehat.
Sehingga pada kesempatan itu SAH meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tetap menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga dengan terus berperilaku hidup bersih dan sehat seiring dengan kasus virus corona yang telah menjadi pandemi dunia sampai saat ini.
"Perlu disadari benar adalah pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri karena pencegahan tersebut adalah yang paling baik dan murah," ungkapnya dihadapan ratusan peserta. (*/sm)
DPW APPSI Jambi 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Susunan Kepengurusannya
Langka! Kursi Bendum Jadi 'Primadona' di Muswil III APPSI Jambi Sampai Spanduk Diganti Berkali-kali
Basket Pelajar DBL Jambi Menuju Training Camp Nasional, Dispora Harapkan Regenerasi Prestasi
Hari Kedua Training Of Trainer Pembina Paskibraka Jambi, Ini Materinya
Pasien Positif Covid-19 di Jambi Juga Bertambah 10 Kasus dan Sembuh 7 Orang
Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Jambi Bertambah Jadi 32 Orang


Lantik APPSI Jambi, Sudaryono Tegaskan Pengurus Harus Kerja Nyata: Jangan Kebanyakan Jadi Mandor!



