Silaturahmi ke Rantau Gedang, Cek Endra Tidak Mau Masyarakat Hanya Jadi Penonton



Minggu, 22 November 2020 - 17:51:37 WIB



JAMBERITA.COM- Masih di wilayah Bathin VIII, safari politik Calon Gubernur (Cagub) Cek Endra beranjak ke desa sebelah.

Kediaman Safarudin, Desa Rantau Gedang adalah lokasi terakhir yang dikunjungi Cek Endra.

Kedatangan Bupati Sarolangun itu disambut meriah. Warga tumpek blek di jalanan. Para emak-emak menyanyi-nyanyi sembari menabuh kompangan.  "Ini bentuk kebahagiaan kami dikunjungi pak Cek Endea, calon Gubernur Jambi yang juga Bupati kami...,"kata ahlul bait.

Ia menyebut warga yang datang berasal dari lima desa. Mereka mewakili tokoh setempat. "Hari ini kami berikrar setia mendukung Cek Endra,"tegasnya.

Sementara Cek Endra memanfaatkan waktu singkatnya untuk menyampaikan visi dan misi. "Yang kita bawa adalah bendera kabupaten Sarolangun. Saya minta dukungan keluarga besar Bathin VIII. Insyallah putra Sarolangun siap memimpin Jambi,"kata Cek Endra, diriingi gemuruh tepuk tangan.

Ia berharap warga menjaga soliditas. Tak mudah dikoyak dan dipecah belah. "Saya ke sini bukan untuk kampanye. Tapi, saya berkunjung ke rumah sanak saudara. Saya datang ini seperti berkunjung ke rumah mertua,"selorohnya.

Ia haqqulyakin warga Bathin VIII kompak mendukungnya. Menjadi Gubernur, Cek Endra menjamin warga Sarolangun tak akan menjadi penonton. "Ini menyangkut masa depan Jambi. Hari ini, kita berjuang untuk provinsi Jambi. Saya ingin, sebagai tuan rumah, raih suara terbanyak,"tegasnya.

Jika dulu HBA diantar dengan 84 persen. "Saya berharap kepada semua keluarga di sini, antarkan CE-Ratu di angka 100 persen. Kita sahibul hajat hari ini. Kita semua adalah tim. Waktu kita pendek. Ayo bersatu jika ingin putra Sarolangun jadi Gubernur,"jelasnya.

Ia berjanji akan menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah yang sempat macet, termasuk persoalan infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi.

"Program di Sarolangun yang sukses membawa kebaikan warga, akan kita copy paste di Provinsi. Insyallah...CE-Ratu akan membuat kebijakan anggaran yang berkeadilan. Karena kami mau bekerja, bukan untuk gagah-gagahan,"katanya.

Ini lokasi terakhir yang disambangi Cek Endra. Menjelang Maghrib, Cek Endra mengakhiri lawatannya. Ia izin pamit dan diantar warga hingga ke ambang pintu mobil. Cek Endra dan warga saling melempar salam, sembari beringsut dari lokasi.(*)





Artikel Rekomendasi