JAMBERITA.COM - Data realcount di Situng KPU dan beberapa lembaga survei yang menggelar quic count memperlihatkan selisih tipis antar dua kandidat yakni CE-Ratu dan Al Haris-Sani.
Bahkan, kedua kandidat mengklaim masing masing menang. Tentu saja, ini menimbulkan kekhawatiran terjadi manipulasi data di lapangan.
Ini diposting oleh Hasan Mabruri selaku salah satu tim kandidat. Jamberita.com mencoba mengkonfirmasi apa yang menjadi postingannya di media sosial dan membenarkan hal tersebut.
"Ada beberapa titik yang mencoba seperti itu (memanipulasi suara, red). Kami mendapatkan informasi seperti itu di lapangan," katanya ketika dikonfirmasi.
Ia mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pemantauan untuk antisipasi kejadian seperti ini.
Harapannya memang tidak terjadi kejadian seperti ini. Tim kami dilapangan terus memantau dan mengamankan suara yang sudah didapat dengan modal C1 yang ada.
"Untuk daerah dugaan ingin di manipulasi, kami tidak bisa sampaikan. Biarkan ini jadi pegangan kami hingga proses pleno PPK berjalan nanti," tandasnya.
Sementara itu, Edi Purwanto selaku Ketua Koalisi mengatakan, pihaknya minta semua pihak untuk memastikan proses berjalan sesuai konstitusi.
"Kami juga sudah minta kepada tim dibawah untuk mengawal suara yang sudah didapat. Jangan sampai ada tindakan yang merugikan terjadi," katanya.
Ia juga meminta kepada Bawaslu untuk memastikan tidak ada kecurangan yang terjadi. Selain itu, pihaknya juga memiliki salinan hasil yang didapat di TPS sebelumnya sebagai bukti berapa banyak suara yang sudah didapat.
Terpisah, Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi Fahrul Rozi menyebutkan bahwa pihaknya memastikan tidak akan ada perubahan suara terjadi di TPS. Hal ini dikarenakan pihaknya sudah memiliki salinan yang didapat di TPS lewat pengawas TPS.
"Bukan hanya itu, dari form pengawasan juga jadi data kami dalam memastikan tidak ada tindakan kecurangan seperti itu. Pengawas kami dibawah juga akan melakukan pengawasan secara melekat dan memastikan hasilnya sama dengan catatan di TPS," katanya. (am)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Update Real Count KPU Pukul 10 Pagi Ini, Haris-Sani 38,3%, CE-Ratu 37,7%, Selisih 0,6 Persen
SAH: Insya Allah Vaksinasi Akan Mengendalikan Penyebaran Virus Corona
Kasus Covid-19 Kembali Bertambah, 4 Wilayah Ini Masuk Zona Merah


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



