JAMBERITA.COM - Bawaslu Muarojambi mengklarifikasi kasus dugaan tindak pidana menyertakan kepala desa di Muarojambi untuk memenangkan pasangan Al Haris - Abdullah Sani pada perhelatan 9 Desember lalu. Hanya saja kasus ini dihentikan penanganannya.
Ketua Bawaslu Muarojambi M. Yusuf mengatakan, pihaknya sejauh ini sudah melakukan klarifikasi kepada 14 orang mulai dari pelapor hingga pihak lain yang salah satunya adalah Al Haris. Pihaknya terus didampingi oleh Sentra Gakkumdu dalam melakukan klarifikasi. Dari itu semua, setelah dibawa kepada pembahasan tahap kedua, diputuskan bahwa kasus ini dihentikan.
"Dihentikan karena memang tidak memenuhi unsur pelanggaran. Selain itu, kami juga kekurangan bukti untuk menaikkan kasus ini pada tahap selanjutnya," ujarnya, Selasa (29/12/2020). (am)
Kecewa tak Ditemui Al Haris, Mahasiswa Segel Gerbang Kantor Gubernur Jambi
Resmi Dilantik, M Ali Zaini Gantikan Agus Herianto Sebagai Inspektur Daerah Provinsi Jambi
Jilid II : Mahasiswa Kembali Datangi DPRD Jambi Bawa Tuntutan & Pertanyakan Rp30 M untuk Karhutla
Ratu Temui Sekjen DPP Bersama Edi Purwanto, Hasto: Kita Terus Berjuang
Tanggapi Wajah Baru Kepengurusan, Senior PKS Ini Sebut Komposisinya Pas
Kecewa tak Ditemui Al Haris, Mahasiswa Segel Gerbang Kantor Gubernur Jambi
