Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal



Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:23:36 WIB



Foto : Plt Direktur RSUD Raden Mattaher drg Iwan, Wadir Umum dan Keuangan, Dr Mustarhadi dan dr Anton/jmb.
Foto : Plt Direktur RSUD Raden Mattaher drg Iwan, Wadir Umum dan Keuangan, Dr Mustarhadi dan dr Anton/jmb.

JAMBERITA.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi tengah mematangkan kesiapan Layanan Uronefro Terpadu bagi pasien gagal ginjal. Melalui sistem satu pintu (one-stop service), pasien kini dapat menjalani seluruh rangkaian pemeriksaan spesialistik secara terintegrasi di satu tempat tanpa harus berpindah-pindah poli.

Plt Direktur RSUD Raden Mattaher, drg Iwan Hendrawan MARS, menegaskan bahwa layanan terpadu ini didesain untuk memberikan efisiensi dan kenyamanan maksimal bagi penderita gangguan ginjal kronis, di mana diagnosis dan penanganan dilakukan langsung oleh tim dokter spesialis secara bersamaan.

Layanan satu pintu ini akan dikawal langsung oleh dokter penanggung jawab yang kompeten. Saat ini, RSUD Raden Mattaher menjadi motor utama pelayanan ginjal di Provinsi Jambi karena memiliki aset SDM yang sangat langka.

"Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi (Sp.PD-KGH) satu-satunya di Provinsi Jambi saat ini hanya ada di RSUD Raden Mattaher. Oleh karena itu, jika ada rumah sakit lain di wilayah ini yang hendak melaksanakan layanan serupa, pengampunya wajib dari RSUD Raden Mattaher," ungkapnya saat bersama Wadiryan dr. Anton dan Wadirum Dr Mustarhadi, Kami 28 Mei 2026 lalu.

Kelebihan utama dari sistem one-stop service ini adalah jalurnya yang berkesinambungan hingga ke layanan paripurna tertinggi, yaitu operasi transplantasi (cangkok) ginjal. Untuk tindakan bedah cangkok ginjal tersebut, RSUD Raden Mattaher menerjunkan tim bedah urologi yang saat ini tengah intensif melakukan skrining terhadap pasien-pasien kandidat penerima donor.

Program akselerasi layanan ini juga menjadi bagian dari komitmen nasional. Tindakan operasi transplantasi nantinya akan dieksekusi oleh dokter-dokter RSUD Raden Mattaher dengan pendampingan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, serta diawasi ketat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui sistem proktoring (proctoring).

"Langkah ini merupakan implementasi nyata dari arahan Menteri Kesehatan (Menkes) saat kunjungan kerja ke RSUD Raden Mattaher beberapa waktu lalu," tambahnya. Saat ini, pihak manajemen terus mematangkan persiapan teknis dan administratif. Layanan Uronefro Terpadu satu pintu yang diakhiri dengan tindakan paripurna cangkok ginjal ini dijadwalkan akan segera diresmikan dalam waktu dekat.

Dr Anton menambahkan bahwa untuk layanan gangguan ginjal yang membutuhkan cuci darah  di RSUD Rarden Mattaher Jambi dapat dilakukan dengan 2 cara.

"Pertama melalui hemodialisa yang saat ini sedang proses penambahan mesin HD dari 35 menjadi 45 + 1 mesin HD kusus d ICU untuk pasien kritis yang memerlukan HD d ICU dan kedua ?melalui pelayanan cuci darah dengan metode CAPD, bisa dilaksanakan oleh tim bedah rsud mattaher melalui tindakan bedah minimal invasive," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi