JAMBERITA.COM - Ditengah sorotan kasus benih lobster (Benur) yang sedang menjadi pembicaraan hangat publik. Puluhan boks styrofoam berisikan Benur berhasil diamankan jajaran kepolisian resort (Polres) Tanjab Barat, Jambi.
Upaya penyelundupan sebanyak 77 box styrofoam berisikan Benih Lobster senilai miliaran rupiah itu gagal, karena keburu ditemukan oleh aparat kepolisian di jembatan Parit dua Desa Kuala Indah, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjab Barat, Selasa pagi (19/1/21) sekitar pukul 05.30 WIB.
Belum diketahui siapa pemilik Benur Hingga saat ini belum diketahui siapa pemilik Benih Lobster tersebut.
Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro, kepada awak media membenarkan jika adanya temuan puluhan box styrofoam berisikan Benur di jembatan Desa Kuala Indah, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjab Barat.
Dijelaskan Kapolres, temuan ini berawal dari adanya laporan warga yang mana di atas jembatan ada tumpukan puluhan box styrofoam.
Mendapat laporan dari warga tersebut, personil kita Polres Tanjabbar langsung turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap box styrofoam tersebut.
"Setelah kita buka ternyata box styrofoam tersebut berisikan benih lobster,” tegas AKBP Guntur Saputro, Selasa (19/1/21).
Puluhan box styrofoam berisikan Benih Lobster tersebut saat ini telah ddiamankan di Mapolres Tanjab Barat guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
”Saat ini kita masih melakukan pendalaman terkait pemilik puluhan box berisikan Benih Lobster ini," pungkasnya. (Henky)
Kekeluargaan & Keteladanan : Saat Prof Helmi Maknai Nilai Kurban dalam Kehidupan Sehari-hari
Silahkan Daftar! Kemenaker Kembali Buka Pelatihan Vokasi Batch 2 untuk 24 Kejuaruan, Berikut Caranya
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal
Keluhkan PT WKS Warga Kelagian Ngadu ke DPRD, Tubagus : Kita Harapkan Win-win Solution
Disuntik Vaksin COVID-19, Amir Sakib : Sebagai Warga Negara yang Baik Tentu Kita Harus Siap
Jaksa Jemput Paksa Kadis Perkim Sungaipenuh Karena Dua Kali Mangkir
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal



