JAMBERITA.COM - Kapolda Jambi, Irjen Pol A. Rachmad Wibowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal pencegahan penyebaran virus Covid-19 di sejumlah lokasi di Provinsi Jambi, Jum'at (4/05/21).
Sejumlah lokasi vaksinasi yang dikunjungi Kapolda bersama rombongan berlangsung di lobby Mapolresta Jambi, Kota Jambi dan di Puskesmas Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko Kabupaten Muaro Jambi.
Setelah pada hari sebelumnya Kapolda juga meninjau pelaksanaan vaksinasi di GOR Bulian Sport Center Kecamatan Ma Bulian Kabupaten Batanghari.
Meskipun secara masal, vaksinasi tetap dilaksanakan sesuai SOP vaksinasi dan Protokol Kesehatan yang ketat, mulai dari penempatan lokasi peserta pendaftaran, pemutaran, vaksinasi dan observasi.
Kapolda Jambi menyampaikan himbauan kepada warga Jambi karena baru-baru ini dilaporkan adanya varian baru Covid-19 yang dianggap lebih menular dan berbahaya.
Varian baru ini tidak terbaca oleh alat. "Gejalanya lebih fatal untuk segera diantisipasi, dua hari demam kemudian meninggal dunia," terangnya.
Kepada petugas Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan, Kapolda Jambi meminta untuk memahami karakter Covid-19 dan memerintahkan untuk lebih gencar lagi dalam mempublikasikan vaksinasi kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaan vaksinasi ini tidak mesti di puskesmas, di gedung yang lain juga bisa dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan dan mencegah kerumunan.
"Harus disiapkan snak dan air putih Kasihan masyarakat, apalagi yang lansia yang sudah menunggu lama," jelasnya.(afm)
DPW APPSI Jambi 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Susunan Kepengurusannya
Langka! Kursi Bendum Jadi 'Primadona' di Muswil III APPSI Jambi Sampai Spanduk Diganti Berkali-kali
Basket Pelajar DBL Jambi Menuju Training Camp Nasional, Dispora Harapkan Regenerasi Prestasi
Pimpin Rapat di Tanjabbar, Pj.Gubernur: Jangan Hanya Imbauan, Berikan Keteladanan Penerapan Prokes
Gagal Berangkat Haji Tahun Ini, Jamaah Bisa Ambil Pelunasan BPIH
2.878 Calon Jamaah Haji Asal Provinsi Jambi Gagal Berangkat Tahun Ini


Lantik APPSI Jambi, Sudaryono Tegaskan Pengurus Harus Kerja Nyata: Jangan Kebanyakan Jadi Mandor!



