RS Theresia Jambi Tolak Balita Reaktif Antigen, Polisi Turun Tangan



Rabu, 25 Agustus 2021 - 00:54:29 WIB



Kapolsek Jambi Timur saat turun ke Rumah sakit
Kapolsek Jambi Timur saat turun ke Rumah sakit

JAMBERITA.COM - Kabar Rumah Sakit Theresia menolak pasien Balita yang terkonfirmasi reaktif antigen langsung membuat polisi turun tangan.

Kapolsek Jambi Timur AKP Hendra mengatakan dirinya sudah  mendapat laporan dari masyarakat jika ada Balita yang masih berumur 2,9 bulan ditolak oleh Rumah Sakit Theresia karena reaktif antigen.

Untuk memastikan hal tersebut Kapolsek langsung mengecek ke Rumah sakit Theresia untuk memastikan kabar tersebut. Karena balita yang sakit tersebut tinggal di Budiman, dan berada diwilayah hukum Polsek Jambi Timur.

Sampai di Rumah Sakit Theresia, ternyata benar ada Pasien Balita yang berumur 2,9 bulan ditolak oleh rumah sakit karena reaktif antigen dan pihak rumah sakit beralasan kamar khusus untuk pasien Covid penuh.

"Dapat laporan, dari masyarakat terjadi informasi simpang siur. Maka dari itu, saya sudah konfirmasi dan klarifikasi dengan mengubah pelayanan dan sistem yang lebih baik," katanya, Selasa (24/8/2021).

"Intinya sama-sama bekerja untuk kemanusiaan di zaman pandemi Covid-19 ini," tegasnya.

Dirinya menjelaskan, setelah menerima laporan dari Bhabinkamtimbas Polsek Jambi Timur dari hasil antigen positif, ternyata Rumah Sakit tidak bisa menerima karena kamar khusus Covid 19 penuh. Artinya ada miss komunikasi dengan petugas.

Akan tetapi, kata Kapolsek, dari tim Satgas Covid-19 langsung untuk menjaga keselamatan balita tersebut dengan mengawal balita tersebut dengan membawanya ke Rumah Sakit Abdul Manap.

"Dan sudah ditangani di RS Abdul Manap dan sudah sehat. Mudah-mudahan cepat sembuh dari penyakit Covid-19," harapnya.

Dirinya berharap, agar kedepan tidak ada lagi penolakan pasien terutama pasien covid 19, apalagi yang masih tergolong Balita.

"Kita sama-sama bekerja mulai dari RS, Pemerintah, TNI-Polri. Maka dari itu bekerja untuk kemanusiaan dan kedepannya pelayanan lebih baik lagi," tutupnya.(afm)





Artikel Rekomendasi