Prokes Diperketat, Pemprov Jambi Akan Datangkan Tim Ahli Epidemiologi Sebelum Pelaksanaan MTQ



Rabu, 08 September 2021 - 17:23:29 WIB



JAMBERITA.COM - Pelaksanaan MTQ Ke 50 Provinsi Jambi akan berlangsung di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mulai 30 September- 8 Oktober 2021 mendatang.

Pelaksanaan ini, tentunya pihak terkait dalam hal ini Pemprov Jambi harus mempersiapkannya dengan ekstra serta langkah dalam antisipasi bidang kesehatan selama penyelenggaraan dan menjadi perhatian Gubernur Jambi Al Haris.

"Kami Satgas Covid-19 Provinsi Jambi akan berusaha, ini berlangsung dengan baik dari awal sudah mengadakan rapat dan ini rapat kedua agar acara yang akbar ini dapat dilaksanakan dengan protokol kesehatan terjaga, tidak ada kerumunan," katanya, saat pimpin Rakor Persiapan MTQ ke 50 di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (8/9/21).

Menurut Al Haris, kafilah yang masuk ke Tanjabbar semuanya di vaksin oleh daerah kabupaten/kota dan mereka menyiapkan mobil penyediaan air untuk mereka gunakan di lokasi. Kemudian sebelum pelaksanaan semua kafilah agar uji swab terlebih dahulu.

Haris menegaskan, pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat pada kegiatan besar yang di ikuti oleh seluruh kabupaten/kota se Provinsi Jambi bertujuan untuk mendeteksi dini keberadaan Covid-19.

"Pandemi ini tidak menghalangi kita untuk melaksanakan acara, pandemi ini mengajarkan kita untuk hidup sehat, bersih sesuai Prokes, jadi tidak serta merta kita gagalkan kegiatan yang begini," ujarnya.

Al Haris berpatokan ketika Pemerintah pusat berani menggelar PON di Papua, artinya mereka sudah membiasakan hidup di tengah pandemi. "MTQ ada Al Qur'an yang InsyaAllah dengan syiar Islam ini, Allah memberi barokah dan hidayah agar Covid-19 bisa hilang dari negeri kita," harapnya.

Sebelumnya Sekda Provinsi Jambi Sudirman menyampaikan beberapa poin penegasan pelaksanaan MTQ ke 50 berdasarkan rapat bersama Forkopimda, Bupati Tanjabbar Anwar Sadat, Wabup Hairan serta pihak terkait.

"MTQ ke 50 di laksanakan di Tanjabbar di mulai pada 30 September-8 Oktober 2021 dengan penerapan prokes yang sangat ketat, 0elaksanaan acara pembukaan dan penutupan kegiatan MTQ di mulai pukul 08.00-17.00 WIB," terangnya.

Untuk pameran, bazar dan pawai itu di tiadakan. Sedangkan bagi Kafilah, official, panitia dan dewan hakim di lokasi yang aman terhindar dari kerumunan serta disiapkan susunan acara atau rencana upacara secara detail terkait dengan persiapan dan pelaksanaan kegiatan MTQ.

"Pada 23 September-8 Oktober dilaksanakan karantina Tanjabbar, vaksinasi massal sebelum pelaksanaan MTQ kemudian optimalisasi pemanfaatan isolasi terintegrasi termasuk pelaksanaan kegiatan testing dan tracking," ungkapnya.

Selanjutnya Sudirman menegaskan, usulan atau saran dari Gubernur dan Wagub, Kapolda, Danrem/042 dan Forkopimda lainnya yang menjadi pedoman bisa di ikuti dan di laksanakan.

"Satu minggu sebelum pelaksanaan akan di lakukan monitoring dan evaluasi sekaligus minta masukan dari tim ahli epidemiologi," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi