JAMBERITA.COM - DPRD Kota Jambi kembali melaksanakan rapat paripurna dalam agenda pandangan fraksi-fraksi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2022 yang pada rapat paripurna sebelumnya sudah disampaikan oleh Walikota Jambi.
Tanggapan fraksi diserahkan kepada Walikota Jambi dan tidak dibacakan.
Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan tanggapan fraksi tersebut akan ditindak lanjuti dalam waktu dekat untuk dijawab sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan.
"Anggaran Tahun 2022 ditekankan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruksi dan padat karya untuk pemulihan kebutuhan ekonomi nasional. Memperbanyak pelatihan-pelatihan kepada masyarakat melalui Dinas Perindag, Dinas sosial," jelasnya. Jum'at, (8/10/2021).
Selanjutnya Ketua DPRD Kota Jambi, Putra Absor Hasibuan menjelaskan bahwa seharusnya pandangan Fraksi tersebut harus dibacakan, namun dari keputusan-keputusan Fraksi dan kesepakatan bersama, akhirnya pandangan tersebut hanya diserahkan mengingat situasi pandemi covid-19 dan mengingat waktu yang sangat terbatas.
"InsyaAllah pandangan fraksi sudah saya terima dan sudah saya serahkan kepada Wali Kota Jambi dan mudah-mudahan hari Senin tanggal 11 Oktober 2021 Wali kota akan menjawab pandangan-pandangan fraksi yang di serahkan," terangnya.
Sementara itu, Anggota DPRD dari fraksi PDIP Maria Magdalena menerangkan bahwa dalam tanggapan tersebut pihaknya menanyakan sembilan poin penting termasuk soal jaringan gas.
"Kami mempertanyakan yang kenaikan kedepannya biaya tak terduga sebanyak 14 milliar. Kemudian juga mempertanyakan soal jargas. Ada sembilan poin yang kita pertanyakan," terangnya. (sap)
Tausiyah SAH Tentang Persahabatan, Saling Menolong Dalam Hal Kebaikan Dan Ketakwaan
Menggunakan Cadar, Pria Ini Gegerkan Jamaah Masjid Ar Raudhah
Danrem 042/Gapu Pantau Penanganan Karhutla hingga Beri Vitamin ke Petugas di Tahura



