JAMBERITA.COM, MUARABUNGO – Proyek Kementrian PUPR terkait rehabilitasi dan renovasi sarana-prasarana di Kabupaten Bungo senilai Rp 31,9 miliar dikerjakaan asal-asalan oleh kontraktor. Akibatnya, kontraktor diminta untuk membongkar bangunan tersebut.
Data yang kami dapatkan, pembongkaran dilakukan di SDN 041 Pasar Rantau Embacang, SDN 008 Rantau Duku, SDN 020 Lubuk Mengkuang, SDN 043 Tanjung Belit dan SDN 071 Sungai Gambir.
Dimana, bangunan tidak membangun pondasi baru tapi menggunakan pondasi lama. Kemudian, besi yang digunakan diduga tidak sesuai ukuran dan sloop balok tidak sesuai aspek teknis.
Kepala BPPW Jambi Azna Legawaty membenarkan ada lima sekolah terpaksa dibongkar. “Memang ada lima sekolah di Bungo yang asal jadi, kami suruh bongkar,” ujar Kepala BPPW Jambi Azna Legawaty kepada media, Selasa (26/10/2021).
Sementara itu, informasi yang kami terima, kontraktor pelaksana adalah PT Karya Bersama Putra Mandiri memenangkan proyek itu dengan penawaran Rp 31,9 miliar untuk merehab dan merenovasi 16 sekolah di Tanjab Barat dan Bungo. Di Bungo sebanyak lima sekolah, yang dikerjakan asal-asalan itu, dan di Tanjab Barat sebanyak 11 sekolah.(*/sm)
SAH Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Optimistis BGN Makin Perkuat Sinergi dengan Petani
Gairahkan Olahraga & UMKM, Bupati Fadhil Arief Resmi Tutup Liga Voli Batang Hari SuPer TANGGUH 2026
Banggar DPRD dan TAPD Jambi Sepakat Tunda Pelaksanaan Anggaran Rp57 Miliar di APBD Murni 2026
Saiful Roswandi Terpilih Jadi Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Jambi
Sidang Perdana Gugatan Utang Piutang Fasha Lawan Ivan Diwakili Kuasa Hukum
Peringatan Sumpah Pemuda, Fasha Dukung Para Enterpreneur Muda
Kejati Jambi Teguhkan Komitmen Layani Masyarakat dengan Integritas di Hari Bhakti Adhyaksa Ke-66



