JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris kembali menyinggung soal Cabang Olahraga (Cabor) Dayung tidak dapat meraih medali emas di laga Pekan Olahraga Nasional (PON) papua beberapa waktu lalu.
Itu disampaikan Al Haris saat memberikan penghargaan bonus atlet pelatih, peraih medali emas, perak dan perunggu di PON dan Peparnas Papua di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (20/12/2021) kemarin.
Padahal, kata Al Haris, atlet dayung Jambi sangat memungkinkan untuk menyabet medali emas dan cukup terkenal paling disegani dari provinsi-provinsi lainnya.
"Kemudian juga pernah saya juga sampaikan sama Pak Plt Kadispora, untuk peningkatan, ada cabor ada yang kita perlu evaluasi misalnya dayung, saya katakan pak ini perlu evaluasi dayung," katanya.
"Itu jujur saja, karena Jambi masih sangat mungkin semua orang melihat penampilan kita itu sangat mungkin dapat Emas, kok gitu, kita kecewa," bebernya.
Kenapa demikian, kata Al Haris, karena memang Cabor Dayung itu adalah Sumber Jambi selama ini, orang-orang luar tahu bahwa dayung Jambi itu selalu meraih medali emas.
"Itu saja ya, ini kita evaluasi juga Cabor-cabor lain yang miliki potensi besar medali yang kita anggap prestasi, tapi jika tidak naik prestasinya kita evaluasi, saya minta betul evaluasi, bukan apa-apa ke depan, kita ingin fokus membina atlet," bebernya.
Al Haris berharap, prestasi atlet Jambi kembali medali sebesar-besarnya. "Diharapkan ini jadi capaian ini prestasi dan juga evaluasi, untuk bisa tampil dan lebih unggul kedepannya," jelasnya.(afm)
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!
Wacana Perbaikan Jalan Padang Lamo Terus Dikawal, Terbaru PUTR Jambi Kembali Bahas Bersama BPJN
Tim Kuasa Hukum Bantah Rumor Pembatalan 105 SHM di Muaro Jambi
Tetap Akan Ada Inflasi, Pemkot Pastikan Kesediaan Pangan di Kota Jambi saat Nataru Mencukupi
Visioner Betul ! SAH Nilai Vaksinasi Covid Anak Bisa Normalkan Dunia Pendidikan
Dispora : Bonus Atlet PON dan Peparnas Papua Dilakukan di 2 Tahun Anggaran
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!

