JAMBERITA.COM - Untuk menjaga laju inflasi, pemerintah provinsi Jambi membentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Seperti diketahui, pada Mei 2022 inflasi provinsi Jambi berada pada angka 5,17.
Melalui TPID ini, seluruh perwakilan kabupaten kota melakukan penandatanganan untuk sama-sama berkomitmen menjaga inflasi di daerah masing-masing diseluruh kabupaten kota.
"Ini kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi Jambi, diperlukan untuk bagaimana kita menjaga stabilitas harga-harga supaya terkendali dan masih dalam rentangnya," jelas Suti Masniari Nasution Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi. Selasa, (14/6/2022).
Selain itu, TPID juga akan melakukan kerjasama untuk menjaga ketersediaan pasokan dan melakukan pertemuan hingga akhir tahun. "Untuk bisa mereview perkembangan harga dan mencarikan solusi agar harga bisa stabil," jelas Suti.
Suti juga berharap, dalam kurun waktu tiga bulan. Deflasi di provinsi Jambi bisa terjadi, khususnya pada harga komoditas yang mengalami kenaikan.
"Kita berupaya bisa menstabilkan, sehingga kedepannya bisa deflasi. Dari komoditas yang harganya naik tadi," jelasnya. (sap)
Pembangunan Sarana Dan Prasarana Ekowisata Gambut Desa Pematang Rahom Pada Kawasan Hutan Desa
Dibina PLN, Petani Jamur di Muaro Jambi Mandiri Produksi Bibit Sendiri
Jika Perusahaan Tambang Kedapatan Melanggar, Ismed : Fatal, Bisa Pencabutan Izin
Terima PP Soal Batubara di Jambi, Ketua Edi: Diskusinya Udah Banyak, Tinggal Keberanian Pemprov Saja
Tim Gabungan Polda Jambi Gelar Apel Pengamanan Kunker Wapres RI, 1.907 Personel Diterjukan
Khawatir Inflasi Tak Terkendali, Haris Minta Semua Pihak Berkomitmen Jaga Kestabilan Harga
Perkuat Capaian RB dan SAKIP, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Pengelolaan Kinerja B06

