JAMBERITA.COM - Anggota DPRD akhirnya menangapi persolan sampah menumpuk di sebelah sisi kiri kanan badan jalan lintas Kali Batas, RT 13 Desa Pematang Gajah Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi.
Tidak hanya bertumpuk, kadang sampah tersebut sampai dengan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Bahkan ketika hujan lebat, air pun turut tergenang disana dan memenuhi ruah jalan.
"Kita tahun ini Pematang Gajah usahakan beli mesin, Alhamdulillah nanti dibangun Tempat Pengolahan Sampah - Reduce Reuse Recycle (TPS3R) yang akan dikelola oleh kelompok swadaya masyarakat, tidak jauh dari kali yang berada di RT 13," kata anggota DPRD Muaro Jambi Ulil Amri.
TPS3R atau sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efesien. Nantinya, hasil pengolahan sampah organik berupa kompos bisa digunakan untuk pupuk tanaman hias dan herbal yang ditanam dilahan sekitar TPS untuk dijual.
"Nanti dibangun disitu dengan mesin pendaur ulang, tahun ini dibangun itu. Sampah ini memang luar biasa, kalau mau diantar ke Bukit Baling kan jauh, belum lagi dengan armada yang sedikit," ungkapnya.
Dari itu Ketua Komisi I DPRD Muaro Jambi ini juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar adanya penambahan armada." Terkait dengan kekurangan Armada, tahun ini kita minta tambah, masalah ini luar biasa, sampah hari ini kita angkat, lalu dua hari lagi sudah bertumpuk lagi," bebernya.(afm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Akses Jalan di Pematang Gajah Muaro Jambi Menuju ke Kota Diperbaiki Tahun Ini
DPRD Muaro Jambi : Penerangan Jalan di Perumahan Tanggungjawab Developer
Peduli Kemanusiaan, Kapolsek Tabir Ulu Bantu Nina Yang Butuh Uluran Tangan


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



