JAMBERITA.COM - Anggota DPRD Provinsi Jambi soroti adanya oknum pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mencairkan dana negara tanpa SP2D itu nonjobkan dari jabatannya.
Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Fraksi Partai PPP Berkarya Kamaluddin Havis saat menyampaikan pandangan umum fraksi-fraksi di rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Kamis (14/7/22).
"Saya melihat ini aneh tapi nyata dan saya anggap orang ini sakti betul, pencairan uang negara tanpa mekanisme SP2D. Dan luar biasa tidak ada sanksi dari pucuk pimpinannya," paparnya.
Untuk diketahui, berdasarkan LHP BPK RI bahwa terdapat temuan di Rumah Sakit pelat merah milik Pemprov Jambi itu diduga tanpa mekanisme SP2D dan sudah dikembalikan.
Untuk itu dirinya dengan tegas minta Gubernur Jambi agar memberikan efek jera kepada pejabat itu. "Apakah itu teguran secara tertulis atau penurunan kinerja bahkan pemberhentian dari kepala OPD itu harus tegas," pungkasnya.(afm)
Kanwil Kemenkum Jambi Turun Tangan Dorong Desa Tangkit Baru Jadi Destinasi IG Tourism
Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Generasi Muda yang Demokratis
Polisi Tangkap Pengasuh Pesantren di Tebo Terkait Dugaan Pencabulan Tujuh Santriwati
Fraksi Demokrat Anggap Silpa Rp727 M di APBD 2021, Raport Merah Bagi Pemprov Jambi
Fraksi Golkar Soroti Tingginya Silpa APBD Provinsi Jambi TA 2021
Uang Hasil Jualan Diambil Orang, Penjual Cilik Kerupuk Jengkol Dapat Sepeda Baru dari HAR
Perkuat Capaian RB dan SAKIP, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Pengelolaan Kinerja B06

