JAMBERITA.COM — Di tengah kesibukannya Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM tetap melakukan kunjungan kerja spesifik DPR RI ke Provinsi Jambi dari Rabu tanggal 20 - Jumat 22 Juli 2022.
Pengawasan Vaksin dilakukan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI karena melihat lemahnya pengawasan meningkatkan potensi penyimpangan program vaksinasi Covid-19, salah satunya jual beli vaksin Covid-19 dosis ketiga untuk penguat atau booster. Masyarakat sipil perlu dilibatkan untuk mengawasi agar pemberian vaksin tepat sasaran.
Dalam hal ini SAH mendorong pemerintah melibatkan masyarakat sipil dalam memantau vaksinasi di daerah. Hal ini dapat dimulai dengan pendataan yang lebih detail dan transparan sehingga alokasi vaksin tidak disalahgunakan.
”Lemahnya pelibatan masyarakat bisa berdampak pada potensi terjadinya pungutan liar atau jual beli vaksin. Ini tentu sangat merugikan warga, terutama kelompok rentan, seperti warga lansia, yang belum divaksin,” ujarnya.
Oleh sebab itu, distribusi dan pelaksanaan vaksinasi yang melibatkan banyak pihak, seperti dinas kesehatan, TNI, Polri, dan swasta, perlu dikonsolidasikan lebih baik. ”Dengan minimnya pemantauan warga, sangat mungkin berdampak pada kebocoran vaksin yang tidak sesuai peruntukannya,” tandasnya.(*/sm)
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
SAH Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri, Buka Peluang Ekonomi, Investasi dan Ekspor
Sutan Adil Hendra Tegaskan Tekad Jadikan HKTI Motor Penggerak Ekonomi Petani Jambi
Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab, Ini Nama-nama Kasrem, Kasilog dan Dandim 0416/Bute yang Baru
Polisi Amankan Dua Orang Pelaku Ilegal Drilling di Kabupaten Sarolangun


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



