JAMBERITA.COM - Diduga lalai, beredar informasi obat emergency di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi sudah satu minggu di kunci oleh pihak perusahaan sehingga mengalami kekosongan.
Akibatnya, hal demikian dikabarkan menjadi keluhan dokter yang menangani pasien. Apalagi pasien yang penuh harap datang ke Rumah Sakit Pelat Merah tersebut ingin sembuh alias sehat, tetapi malah obat tidak ada, miris.
Masih berdasarkan informasi yang diterima media ini, bahwa kosongnya obat di RSUD Raden Mattaher karena pihak rumah sakit belum membayar hutang obat kepada pihak perusahaan farmasi.
Untuk itu, jamberita.com mencoba mengkonfirmasi Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Herlambang SpOG, Jum'at (22/7) malam ini. Namun, melalui pesan WhatsApp nya, tetapi belum ada jawaban.
Selanjutnya, jamberita.com juga mencoba mengkonfirmasi Kabag Keuangan RSUD Raden Mattaher Dewi, tetapi juga tidak ada jawaban. Begitupun Kabag Umum RSUD Sofran, belum ada jawaban ketika dikonfirmasi sehingga berita ini ditayangkan.(afm)
Kakanwil Kemenkum Jambi Lantik Analis Hukum hingga Anggota PAW Majelis Pengawas Notaris
Pelantikan DPC HKTI se-Provinsi Jambi Sukses Digelar, SAH Sukses Konsolidasi Petani Daerah
Wabup Katamso Hadiri Pelantikan DPD HKTI, Wamentan Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Wakil Rakyat Tulen, Mancing Ikan Saja Abun Yani Serap Aspirasi Warga
Hujan di Empat Kabupaten dan Kota Jambi Diperkirakan Sampai Pukul 17.20 WIB Sore Ini


Hesti Perkuat Keperdulian Sosial Via Pojok Berkah TP PKK Provinsi Jambi



