JAMBERITA.COM - RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tepis kosong nya obat di rumah sakit pelat merah tersebut sehingga menjadi keluhan dokter serta para awak medis yang menangani pasien.
Awalnya, ini mencuat karena dikabarkan sudah satu minggu obat di rumah sakit kosong diduga dikunci oleh pihak perusahaan farmasi. Sebab RSUD Raden Mattaher dikabarkan belum membayar hutang ke pihak perusahaan.
"Dak benar itu, hutang sudah diangsur sesuai kemampuan," jawab Kabag Umum RSUD Raden Mattaher Jambi Sofran melalui pesan WA-nya, Jum'at (22/7/2022) malam ini.
Tidak hanya berhenti melalui pesan WhatsApp. Sofran juga menyampaikan klarifikasi melalui telepon WhatsApp-nya kepada jamberita.com ."Orang dalam tu kurang koordinasi (bae) saja, barang tu (obat-red) ada," sebutnya.
Lebih lanjut Sofran juga menyayangkan belum apa apa informasi dari dalam sudah beredar kemana mana sehingga mencuat."Hutang sudah banyak berkurang, tinggal Rp10 M kurang lebih," bebernya.(afm)
Bupati Tanjab Barat Buka Lomba Sauk’an Layangan, Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di WFC ?
Bupati Fadhil Arief Serahkan Rumah Layak Huni BAZNAS di Simpang Terusan
UNJA, BNN hingga BPS : Sepakat Kolaborasi Riset Magang dan Pengabdian Masyarakat
Kabag Umum RSUD Raden Mattaher Jambi Tanya Obat Apa yang Kosong : Setahu Saya Malam Ini Terkendali
Polda Jambi Sudah Koordinasi ke RS di Sungai Bahar, Jelang Autopsi Brigadir J, Kapolda : Kita Siap
BREAKING NEWS : Obat di RSUD Raden Mattaher Jambi Sudah Satu Minggu Dikabarkan Kosong
Puncak Kemarau Agustus 2026: BMKG Deteksi Ribuan Hotspot dan Kabut Asap di Jambi


