JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM menekankan masalah stunting dan jaminan kesehatan nasional menjadi perhatian bersama, karena akan berdampak bagi kesehatan bersama di dalam masyarakat kedepannya.
Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu isu yang berkaitan dengan kesehatan harus segera diselesaikan. Tidak hanya stunting dan jaminan kesehatan nasional saja namun tingginya harga obat dan alat kesehatan serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri juga harus menjadi prioritas penyelesaian. Selain itu, perbaikan untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak, menurunkan stunting, mengadakan cakupan imunisasi dan menurunnya angka TB juga harus diperhatikan.
“Angka stunting sendiri secara nasional telah berhasil turun hampir 10 %. Pemerintah harus senantiasa responsif dalam memecahkan beragam masalah tersebut,” ungkap Bapak Beasiswa Jambi tersebut.
Ditambahkan SAH, bahwa pembangunan kesehatan ditekankan pada dua penguatan yakni optimalisasi inovasi layanan kesehatan dan harmonisasi kepentingan pemangku kebijakan.
Pembangunan kesehatan dalam jangka lima tahun yakni melalui Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), PIS-PK (Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga) dan NS (Nusantara Sehat) merupakan terobosan yang baik bagi masyarakat.
“Semua membutuhkan dedikasi dan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam sektor kesehatan baik di tingkat pusat maupun daerah. Saya harap, dapat dibangun dengan baik kerjasamanya sehingga inovasi untuk percepatan pembangunan dapat mengedepankan kesehatan tanpa menyalahi aturan yang ada,” tandasnya.(*/sm)
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
SAH Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Luar Negeri, Buka Peluang Ekonomi, Investasi dan Ekspor
Sutan Adil Hendra Tegaskan Tekad Jadikan HKTI Motor Penggerak Ekonomi Petani Jambi
Sekda Apresiasi Aksi KI Jambi Kolaborasi dengan Berbagai Lembaga Sosialisasi Keterbukaan Informasi


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



