JAMBERITA.COM- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jambi menjajaki kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk berkolaboraai dalam penceganan radikalksme dan terorisme khususnya di dunia pendidikan.
Ini disampaikan dalam audiensi yang dilakukan Pengurus FKPT Provinsi Jambi yang dipimpin Ketua FKPT Jambi Prof Asad Isma ke Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Varial Adhi Putra Rabu (5/10/2022).
Ketua FKPT Provinsi Jambi Prof Asad Isma mengatakan perlu melakukan penguatan khusus di kalangan pelajar dan guru untuk mencegah munculnya paham radikalisme terorisme.
"Hasil penelitian, ini termasuk rawan. Kita berharap kita bisa melakukan dini melalui penguatan kebangsaan, mengenal apa itu radikalisme dan terorisme," kata Asad.
Hal serupa juga disampaikan Ketua Bidang Penelitian FKPT Provinsi Jambi M Farisi. Ia menambahkan jika ada beberapa kolaborasi yang bisa dilakukan seperti pelatihan guru PPKN, penguatan kebangsaan di kalangan siswa.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan rencana kegiatan Festival Musik 2022 aksi band anak bangsa yang digelar 17 Oktober 2022.
"Dimana acara ini, ala milenial, ada talks show diselingin festival band," tambah Kabid Media Siti Masnidar selaku koordinator acara.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Varial Adhi Putra menyambut baik audiensi ini. Bahkan, Varial berharap ada kegiatan khusus yang dimulai MoU.
"Nanti ada semacam deklarasi dari kalangan pendidikan untuk tolak radikalisme," katanya.
Ia berharap pertemuan ini ada tindaklanjut kongkrit dengan beberapa kegiatan untuk mencegah masuknya paham terorisme di kalangan pelajar.(*)
Sebagai Inspektur Upacara, Haris Pimpin Upacara Peringatan HUT TNI ke-77
APBDes untuk Mendukung Pemberdayaan Masyarakat di Provinsi Jambi
Menolong Pekerja Migran, SAH Tegaskan Pentingnya Sertifikat Vaksin Internasional Standar WHO
Kuliah Umum HIPMI Hadirkan Pemateri Caketum Nomor Urut 3, Usung Tema Ayo Jadi Pengusaha
Tekan Inflasi, Besok Launching Pembelian Beras Lokal Bagi ASN
Buka Workshop Penggunaan APBDes, Haris Harap Aparatur Desa Buat Inovasi


Pangkas Hambatan Investasi, Kemenkum Jambi Pastikan Aturan Baru di MPP Tak Tabrak Hukum



