JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM meminta semua pihak mengedepankan kolaborasi dan pemanfaatan kearifan lokal dalam komunikasi publik yang berkaitan dengan pencegahan stunting.
Selain itu SAH juga menekankan pada BKKBN sebagai leading sektor penangganan stunting untuk melakukan terobosan di bidang komunikasi publik dengan kolaborasi dan memanfaatkan kearifan lokal.
"Mengingat waktunya sangat singkat, tidak ada jalan lain kecuali berkolaborasi dengan berbagai instansi di sektor terkait dan memanfaatkan kearifan lokal agar efektif di setiap wilayah," jelasnya di Jakarta (14/10) kemarin.
Dalam hal ini, legislator yang dikenal akan program beasiswanya ini meminta semua pihak berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional untuk fokus mengampanyekan Empat ‘Terlalu’ dalam Pencegahan Anak Kerdil (Stunting).
Selanjutnya SAH juga meminta para pihak bisa menggunakan kearifan lokal sebagai dasar titik tekan materi kampanye. “Pemanfaatan sumber daya alam lokal, berupa makanan lokal berfungsi meningkatkan nutrisi dan gizi masyarakat lokal seperti jagung atau isu spesifik tentang sanitasi. Kata kuncinya, kolaborasi antar pemerintah, terutama pemerintah daerah” tegasnya.
Oleh karena itu, SAH meminta mengharapkan kerja sama dan keterlibatan aktif seluruh pihak dalam kampanye dengan tujuan akhir mewujudkan Indonesia Emas 2045 “SDM Unggul dan Berkualitas”. (*/sm)
DPRD Tanjab Barat Jadwal Ulang Rapat Paripurna Pembahasan KUA-PPAS APBD 2027
Jumat Terakhir Juli 2026, SAH Ajak Jadikan Muhasabah sebagai Bekal Menyongsong Bulan Baru
SAH Tegaskan "Londo Ireng" Merujuk pada Oknum yang Mengabaikan Kepentingan Bangsa, Bukan Merendahkan
Kemenkominfo- Siberkreasi Beri Literasi Digital Dongkrak Penjualan Gunakan Ads di Sumatera
Kapolri Mutasi Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo Jadi Kapolda Sumsel
Perkuat Pembinaan dan Pengawasan, Kakanwil Kemenkum Jambi Tinjau Notaris Baru di Sarolangun


