Forum TJSLBU Diminta Jemput Bola Soal Data CSR Perusahaan



Senin, 26 Desember 2022 - 17:20:22 WIB



Kepala Bidang  Kesejahteraan Sosial  Rosnifah. Dinsosdukcapil Provinsi Jambi
Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Rosnifah. Dinsosdukcapil Provinsi Jambi

JAMBERITA.COM- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi Arief Munandar melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesejahteraan Sosial (Kessos) Rosnifah meminta forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha ( TJSLBU ) Corporate Social Responsibility (CSR ) jemput bola soal data perusahaan.

Rosnifah mengatakan sepanjang tahun 2022 dari 46 Mitra CSR baru 35 persen atau baru ada 15-17 perusahaan yang melaporkan kepada Dinsosdukcapil terkait data dana CSR-nya. 

"Forum ini merupakan wadah sehingga informasi atau data tentang CSR yang dilakukan perusahaan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi masuk ke portal yang disediakan oleh Bappeda," katanya, usai Rapat Optimalisasi di Aula Bappeda , Senin (26/12/2022).

Rosnifah menjelaskan sejak forum TJSLBU ini dikukuhkan, semua data dari total CSR yang mereka keluarkan belum bisa dipastikan berapa, karena banyak hal yang mereka lakukan belum terdata. "Semua perusahaan pada umumnya mereka memberikan bantuan atau pelatihan seperti perbaikan jalan dilingkungan perusahaan," ujarnya.

Berdasarkan Permensos nomor 9 tahun 2020 tentang Tangung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha. Setiap perusahaan itu wajib menyalurkan CSR, dan seandainya jika ada perusahaan yang tidak melakukannya akan diberikan sanksi."Pertama sanksi administrasi selanjutnya pencabutan izin itu sanksi yang paling parah," tegasnya.

Namun, sebelum memberikan sanksi kepada perusahaan yang melalaikan CSR, Dinsosdukcapil akan melakukan pendekatan persuasif terlebih dahulu. "Harapan kita data itu diberikan kepada kami, karena kita mau buat laporan setiap tahunnya baik yang sudah maupun yang belum dan data ini akan di laporkan kepada gubernur Jambi," jelasnya. (Tna)



Artikel Rekomendasi