JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM memgingatkan pemerintah untuk fokus menargetkan stunting di Indonesia berada di angka 14 persen pada tahun 2024. Karenanya di tahun 2023 sudah bisa turun 3 persen.
"Saya ingatkan pemerintah, angka stunting tahun 2021 ada di angka 24,4 persen, itu diharapkan bisa mencapai angka 14 persen di tahun 2024. Hitung-hitungan kami turunnya mesti 2,7 persen per tahun," ungkap Anggota Fraksi DPR RI Partai Gerindra tersebut (9/1) kemarin.
"Tahun ini kalau bisa turun 3 persen, berarti rata-rata harus turun 2,7 persen kalau mencapai angka 14 (pada 2024)," imbuhnya
Menurut Bapak Beasiswa Jambi ada dua intervensi yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. Pertama, intervensi spesifik yang ditujukan kepada anak dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan kepada ibu sebelum masa kehamilan (remaja putri).
Adapun intervensi spesifik bersifat jangka pendek dimana hasilnya dapat dicatat dalam waktu relatif singkat. SAH menyebut intervensi spesifik berkontribusi 30 persen dalam menurunkan stunting.
Kedua, intervensi sensitif yang ditujukan melalui berbagai kegiatan pembangunan di luar sektor kesehatan dan merupakan kerja sama lintas sektor. Intevensi ini berkontribusi 70 persen dalam menurunkan angka stunting.
Terakhir SAH menyampaikan Kementerian Kesehatan telah melakukan analisa mendalam terhadap intevensi spesifik dan ditemukan penyebab yang membuat angka stunting tinggi. Ia juga menuturkan kenaikan stunting menjadi tinggi karena umumnya bayi yang selesai ASI kurang mendapat tambahan makanan.(*/sm)
Iktibar ! SAH Tegaskan Kemarau Mengajarkan Kita Pentingnya Menjaga Alam dan Ketahanan Pangan
Aktualisasi Manifesto Partai, SAH Instruksikan Kader Gerindra Jambi Lakukan Gerakan ASRI
SAH Tegaskan Keseriusan Presiden Prabowo Selamatkan Sawah Petani Jambi Dari Kekeringan
PUGC B Sumbar Raih Juara Umum, Kejurnas Gateball Gubernur Jambi Cup II
Satgas Nataru Berakhir, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Apresiasi Pihak Terkait
'Babak Belur Dibuatnya' Seloroh drg Iwan Saat Terima Putusan Menang RSUD Raden Mattaher dari Gugatan



