Libatkan Disabilitas, Wamenaker RI Buka Pelatihan Dunia Usaha dan Dunia Industri Tahun 2023



Jumat, 26 Mei 2023 - 16:30:41 WIB



JAMBERITA.COM- Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Afriansyah Noor membuka Pelatihan Dunia Usaha dan Dunia Industri tahun 2023, Program Produksi dan Kewirausahaan Produk Bakery dan Aneka Produknya, kerjasama BPVP Padang bersama Kenara Kafe dan Resto. Di Kenara Cafe dan Resto, Jum'at ( 26/5).

Saat pembukaan pelatihan tersebut, Wamenaker Afriansyah Noor mengatakan bahwa pelatihan ini dilaksanakan selama 18 hari.

Di mana, dalam pelatihan dunia usaha dan dunia industri ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat menerapkan apa yang telah didapatkannya di kehidupan sehari-hari. 

"Kegiatan pelatihan ini selama 18 hari, mudah-mudahan dari selesai pelatihan bisa ikut sertifikasi, bisa ikut bekerja di dunia usaha," katanya.

Afriansyah Noor mengatakan, bahwa pihaknya selalu mendukung kegiatan positif yang dapat meningkatkan kemampuan para wirausahawan. Drinya berharap bahwa pelatihan tidak berhenti sampai di sini saja.

Namun, para peserta pelatihan dunia usaha yang bekerja sama dengan BPVP Padang bersama Kenara Kafe dan Resto ini, nantinya juga dapat difasilitasi dengan bantuan peralatan.

"Misalnya seperti oven dan sebagainya. Itu bisa. Nanti kita juga akan komunikasikan dengan Kementerian Koperasi," sebutnya.

Selain itu, kepada perusahaan di Jambi, Noor Afriasnyah juga mengimbau untuk dapat memberikan pelatihan. "Ini CSR bisa, kerja sama dilakukan untuk memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM," tuturnya.

Sementara itu, Owner Kenara Group sekaligus Manager Indofood,Jokas mengatakan bahwa tujuan kegiatan pelatihan ini sejalan dengan BLK, Kemeneterian Tenaga Kerja.

"Ini up skill, jadi harapannya, jika yang ikut pelatihan ini belum mendapatkan pekerjaan, maka diharap bisa lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan," jelasnya.

Namun kata Jokas, jika memiliki skill dan berpotensi memiliki usaha, maka diharapkan bisa punya keberanian buka usaha baru dan menjadi UMKM. 

"Targetnya siapapun yang butuh. Setelah ini akan khusus ke disabilitas. Disabilitas punya skill, kan di dunia usaha industri ini, akan berani memperkerjakan jika didukung dengan skill yang sudah ada," jelasnya.

Sebagai informasi ternyata, Jokas sebelumnya pernah melakukan pendidikan masak di Swiss. 

Dan pelatihan yang dilaksanakan hari ini juga melibatkan disabilitas untuk penguatan kemampuannya dalam dunia usaha dan dunia Industri.(Tna)



Artikel Rekomendasi