JAMBERITA.COM- Perbanyak Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi gelar audensi bersama Pemerintah Kabupaten Bungo.
Kegiatan berlangsung di Kabupaten Bungo. Kamis (25/5) turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Dr. Munawar Ibrahim berserta rombongan dan disambut langsung oleh Bupati Kabupaten Bungo Mashuri dan OPD di lingkup Pemkab Bungo.
Adapun tujuan dari audiensi hari ini yaitu sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3 tentang Optimalisasi Kampung KB.
Pada tahun 2024 mendatang, semua Kampung yang ada di Indonesia akan dijadikan Kampung Keluarga Berkualitas.
Sebagai informasi di Kabupaten Bungo sendiri, sejauh ini baru ada 25 Kampung KB.
Kaper BKKBN pada saat audensi mengatakan, dari semua kampung yang ada di Kabupaten Bungo baru ada 25 Kampung KB atau baru 16,4 persen.
"Saya hari ini mengunjungi kantor Bupati Bungo dan langsung di sambut langsung disambut sama bupati dan jajaran," katanya.
"Tujuan kita juga lakukan audiensi adalah untuk mengoptimalisasi Kampung KB yang dimana bisa kami sampaikan di Kabupaten Bungo sendiri baru ada 25 Kampung KB atau sekitar 16,4 persen," sebutnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Bungo, Mashuri menyambut dengan hangat kedatangan BKKBN Provinsi Jambi ke daerah nya.
"Saya pastikan stunting di kabupaten bungo kurang dari 7 persen, jika dana rapat- rapat dalam rangka pencegahan stunting," katanya.
"Dan rapat koordinasi tentang stunting lainnya bisa kami revisi dan langsung kami bantu anak-anak yang stunting dan berisiko stunting, akan tetapi kami tidak bisa untuk merevisinya," pungkasnya. (Tna)
Dishub Sebut Angkutan Batubara Tak Miliki Stiker Masih Diperbolehkan Beroperasi, Ini Alasannya
Soal 20 WNI Jambi Yang Ditahan, Al Haris Tunggu Info Dari KBRI di Malaysia
Kepala SKK Migas Apresiasi Atas Prestasi Yang Diraih Oleh Dwi Rahayu Pitri
Polda Jambi Angkat Bicara Soal 16 Orang Warga Jambi yang Ditangkap di Malaysia
Warga Bukit Intan Residence 2 Keluhkan PDAM Tirta Salam Tak Mengalir, Pasokan Terganggu!



