JAMBERITA.COM- Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Supriono mengatakan pasca dilakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) titik hotspot diwilayah Jambi mulai berkurang.
"Berkat adanya TMC yang kita lakukan, 2 hari ini kita dapatkan hujan secara merata," katanya.
Danrem 042/Gapu menyebutkan TMC ini dilakukan pihaknya dari daerah Palembang sampai dengan Jambi, mereka juga berharap TMC akan didapatkan sampai dengan dua minggu kedepan.
"Ini hari ketiga, mudah-mudahan bisa hujan lagi," tambahnya.
Kemudian, katanya setelah mendapatkan TMC kemarin, pihaknya mendapatkan informasi bahwa titik hotspot di Jambi menurun drastis.
"Biasanya satu hari sampai dengan 15 titik hotspot bahkan kita mendatangkan water booming ke beberapa titik. Tetapi karena kemarin ada hujan dari TMC, kemarin kita tidak menerbangkan water booming artinya tidak ada pemadaman," jelasnya.
Brigjen TNI Supriono menyebutkan pihaknya akan mempertahankan situasi seperti ini dan akan selalu mereka tingkatkan. Disisi lain kata Danrem 042/Gapu saat ini pihaknya sedang mengaktifkan kembali seluruh Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berada di binaan masing-masing perusahaan.
"Termasuk juga kita akan tugaskan untuk Tim Reaksi Cepat (TRC), tentang penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)," ucapnya.
TRC ini dibentuk dan ditugaskan dibeberapa titik tertentu untuk penanganan Karhutla, seperti kasus kebakaran lahan kemarin yang berada di Desa Talang Dulu, Muaro Jambi.
"Kita butuh TRC secara cepat untuk segera menangani didarat, khusus untuk malam hari yang paling utama," pungkasnya. (Tna)
225 Hektare Lahan di Jambi Terbakar, Paling Banyak Milik Masyarakat Bukan Perusahaan
Maksimalkan Waktu Pelatda, FPTI Jambi Genjot Kekuatan Otot Atlet Untuk Hadapi POPNAS
Panahan Jambi Optimis Dulang Medali di POPNAS XVI Palembang Sumsel
KONI ke Atlet Kontingen Jambi Selama Pelatda : Ikuti Arahan Pelatih Masing-masing Cabor
Jambi Siapkan 18 Cabor Untuk Berlaga di POPNAS ke XVI Palembang Sumsel
Lima Peserta Tuntaskan Program Pemagangan Nasional Angkatan 3 di Kanwil Kemenkum Jambi


