JAMBERITA.COM- Setelah rapat Badan Anggaran (Banggar), Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto bersama Anggota DPRD Dapil Muarojambi-Batangahri Abun Yani sambut tangisan emak emak di pintu utama Kantor DPRD tersebut Selasa (26/9/2023) malam.
Edi pun bukan hanya mendengarkan aspirasi, tetapi juga menyambut dan menghampiri beberapa ibu ibu yang melakukan aksi bahkan dengan menangis dihadapan nya.
Mereka menuntut penyelesaian konflik lahan antara Masyarakat Kumpeh dengan PT Fajar Pematang Indah Lestari (FPIL) di Muaro Jambi, sekaligus meminta agar beberapa warga yang ditahan di Polda Jambi untuk segera di bebaskan.
"Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa saya dan DPRD Jambi komitmen terkait penyelesaian konflik lahan di Jambi. Kami DPRD Jambi sudah membentuk pansus konflik lahan dan rekomendasi penyelesaian konflik tersebut sudah kami serahkan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti sebagai eksekutor," katanya.
Selanjutnya kata Edi, terkait dengan beberapa warga yang ditahan untuk dibebaskan, dirinya akan mencoba melakukan komunikasi bersama Kapolda Jambi. Namun Ia mengaku bahwa pihaknya tidak bisa mengintervensi hukum, akan tetapi berupaya untuk menemukan solusi terbaik.
"Terhadap permintaan pembebasan beberapa warga itu dalam satu atau dua hari ini saya akan coba komunikasikan dengan pak Kapolda, kita akan carikan solusinya seperti apa, karena tentu saya tidak bisa mengintervensi hukum, namun saya akan upayakan ada solusi terbaik," pungkasnya.(afm)
Junaidi Hilang Saat Berburu Burung, Ditemukan Tewas di Persawahan Muaro Jambi
Hadiri Rapat Paripurna, Bupati Tanjab Barat Sampaikan Komitmen Laporan Keuangan Daerah
Batik Air Resmi Mengudara di Muara Bungo, Gubernur Al Haris: Pemicu Ekonomi Wilayah Barat
Sambut Massa Aksi di Larut Malam, Edi Purwanto: Kami Tidak Diam, PT FPIL Jadi Prioritas Penyelesaian
Wacana Pabrik Es Dicoret DPRD di APBD-P TA 2023, Komisi II : Kita Tidak Mau Masuk Penjara
Warga Bukit Intan Residence 2 Keluhkan PDAM Tirta Salam Tak Mengalir, Pasokan Terganggu!



