JAMBERITA.COM- Kasus penelantaran 42 jamaah umrah asal Jambi di Jeddah, Arab Saudi oleh pihak PT Miftah Safari Internusa (MSI) berakhir damai.
Eks Pimpinan agen Miftah Safari Internusa (MSI) Tour Jambi Nur Habibullah telah memaafkan Direktur Utama (Dirut) PT MSI Miftahuddin setelah pihak Dirut PT MSI membayar uang ganti rugi tiket kepulangan jamaah umrah dari Jeddah ke Jambi yang sebelumnya uang tiket pesawat tersebut ditalangi oleh ustadz Nur Habibullah.
Pada Selasa 9 Januari 2024, setelah beberapa kali mangkir dari panggilan Penyidik Ditreskrimum Polda Jambi akhirnya pihak Direktur Utama (Dirut) PT Miftah Safari Internusa (MSI) ke Jambi dan memenuhi panggilan tersebut.
Kuasa Hukum Miftahuddin, Ahmad Gunawan menyampaikan, bahwa kasus yang menyeret nama kliennya tersebut dengan pihak agen MSI Jambi telah diselesaikan secara damai.
Pasalnya, kata kuasa hukumnya, Miftahuddin dilaporkan Nur Habibullah atas dugaan penipuan dan penelantaran 42 jamaah umrah asal Jambi di Tanah Suci.
"Persoalan antara PT MSI dengan Nur Habibullah secara kekeluargaan sudah clear. Jadi beliau secara ikhlas telah memberikan kami kebaikan beliau sehingga persoalan ini secara administrasi kita selesaikan secara clear juga," katanya kepada awak media, pasca pemanggilan oleh penyidik.
Kuasa Hukum menegaskan bahwa perselisihan antara kedua belah pihak kini telah selesai dan damai.
"Sudah damai, dan sudah clear semua administrasinya," bebernya.
Lebih lanjut, Ahmad Gunawan menuturkan bahwa awal mula terjadinya penelantaran jamaah umrah asal Jambi tersebut terjadi karena adanya mis management.
Mengingat kasus tersebut berujung damai, pihak kuasa hukum juga mengklarifikasi bahwa segala tuntutan yang dilayangkan kepada Miftahuddin selaku kliennya itu baik secara materil dan imateril sudah terpenuhi.
"Nilainya Rp 658 juta, kita sudah transfer. Karena beliau (Nur Habibullah) sudah melapor disini jadi kita menghormati proses hukum bahwa itu harus diselesaikan secara administratif," tuturnya.
Sementara itu, Miftahuddin selaku Dirut PT MSI yang dilaporkan beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa penelantaran jamaah umrah asal Jambi adalah musibah.
"Jadi intinya ini musibah. Awalnya kami pada bulan Mei ada pemberangkatan dari Jambi juga dan kami kena tipu tiket. Pada pemberangkatan terakhir pada bulan Oktober ada keberangkatan, sudah belikan tiket. Tapi kemudian tiket itu ter-cancel, uangnya hangus," kata Miftahuddin
Miftahuddin juga membenarkan bahwa biaya keberangkatan dan kepulangan jamaah umroh asal Jambi ditanggung oleh Nur Habibullah.
"Jadi beliau ini (Nur Habibullah) menalangi tiketnya begitu juga kepulangannya," ungkapnya.
Menurut Miftahuddin persoalan ini adanya miskomunikasi, sehingga pihak Nur Habibullah menuntut. Dirinya juga meminta maaf atas kejadian tersebut khususnya kepada eks agen PT MSI Jambi Nur habibullah dan seluruh jamaah yang terlantar di Jeddah pada waktu lalu.
"Kami akan memperbaiki management agar insiden tersebut tidak terulang kembali," tuturnya.
Kemudian, Nur Habibullah atau sapaan akrabnya Habib mengakui bahwa dirinya sangat dirugikan dalam kasus ini, namun pada dasarnya dirinya juga tidak menginginkan kejadian seperti ini terjadi.
"Kita memang sangat dirugikan, tetapi hari ini kita menyambut baik ketika silaturahim, kebaikan yang datang dan tidak mungkin kita balas dengan keburukan jadi kita balas pula dengan kebaikan," sebutnya.
Habib menuturkan bahwa setelah kasus ini selesai, dirinya akan menyampaikan kepada seluruh jamaah umrah kemarin bahwa pihak PT MSI telah meminta maaf atas kejadian tersebut. Lalu Habib juga mengatakan bahwa kasus yang terjadi terhadap dirinya dan jamaah akan menjadi contoh dak tidak akan dilakukan oleh pihak travel lainnya.
"Mudah-mudahan ini akan menjadi catatan untuk seluruh travel yang ada di Indonesia untuk berhati-hati dan amanah," tandasnya. (Tna)
SKK Migas – KKKS Seleraya Merangin Dua Tambah Produksi Migas di West Belani
Perkenalkan Kopi Jambi, Dua Pemuda Tour ke 28 Kota Hingga Bali
Mantap ! SAH Sambut Hangat Kehadiran Prabowo Subianto di Provinsi Jambi
Ribuan Rumah Warga di Kabupaten Tebo Terendam Banjir, Ini Datanya
Debit Sungai Batanghari Naik, Ketinggian Air Capai 14,42 Meter
Promosikan Produk Unggulan Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Rakor Video Indikasi Geografis

