JAMBERITA.COM- Subdit V Cyber Direktorat Reserse Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi kembali mengamankan dua orang pelaku tindak pidana penipuan online.
Kedua perilaku ini berinisial (P) dan (W) yang merupakan warga Bekasi, Jawa Barat. Dan mereka ditangkap pada tanggal 16 Maret 2024 lalu.
Plh Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Reza Khomeini mengatakan korban dari tindakan penipuan yang dilakukan kedua pelaku merupakan warga Jambi.
Dalam melancarkan aksinya, salah satu pelaku berselancar di Media Sosial (Medsos), kemudian pelaku mengcapture salah satu produk dan langsung melakukan penjualan drum plastik dan menawarkan ke korban.
"Jadi sebelumnya ini korban perna bertransaksi jualan dan berhasil. Kemudian yang kedua korban memesan drum, uang sudah ditranfer dan barangnya tidak sampai," katanya, Selasa (26/3/2024).
Kemudian untuk kronologisnya, kata Reza pada mulanya pelaku (W) menawarkan barang dengan korban, dan selanjutnya pelaku ini (P) ditugaskan datang ke toko.
Jadi pelaku ke toko untuk mengambil barang drum kemudian naikan ke mobil seakan-akan dari penjual benar ada yang mau beli, setelah itu mereka nelpon korban dan ngirim foto ke korban, selanjutnya korban percaya dan korban langsung mentransfer uang sejumlah yang disepakati.
"Setelah ditransfer, mereka (pelaku,Red) langsung berangkat pergi dan barang diturunin, karena orang toko bingung kok tidak ada yang beli. Akhirnya pemilik tokoh ambil lagi barangnya dan mereka (Pelaku,Red) kabur dan uang sudah di transfer oleh korban dan barang tidak kunjung datang," tuturnya.
Kejadian ini terjadi pada tahun 2022, dan kedua pelaku diamankan di wilayah Cikarang Jawa Barat. Kemudian barang bukti yang diamankan dalam kasus ini diantaranya 2 handphone, screenshot percakapan, dan 2 lembar mutasi rekening dan rekening koran.
Kemudian dari hasil pengembangan Reza menyebutkan dari pengakuan pelaku, mereka sudah tiga kali melakukan aksi yang sama di wilayah yang berbeda.
Akibat perbuatan pelaku, korban dirugikan berkisar Rp 11 juta rupiah.
"Himbauan kami menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial, perhatian akun-akun resmi jangan mudah percaya dengan akun abal-abal
Pada intinya tidak ada barang murah, cepat dan bagus," himbaunya.
Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan dan diancam pasal 45 A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) undang-undang ITE atau pasal 378 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (Tna)
Merajut Masa Depan di Balik Hutan: Ketika Akademisi UNJA Bawa Jari-jari SAD Menembus Pasar Digital
Borong Rentetan Penghargaan Sekaligus, Mahasiswa UNJA Ini Bikin Bangga RI di Malaysia-Singapore
Gelar Safari Ramadhan, FUSA UIN STS Jambi Berikan Paket Sembako ke Masyarakat
Sambut Mudik Lebaran, SAH Tegaskan Mudik Sebagai Silaturahmi Memperat Persaudaraan
Remaja 15 Tahun Asal Merangin Diperkosa Setelah Diancam dan Dicekik
Promosikan Produk Unggulan Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Rakor Video Indikasi Geografis

