Waka DPRD Samsul Riduan Sambut Aspirasi Tenaga Honorer



Selasa, 20 Mei 2025 - 07:27:14 WIB



JAMBERITA.COM- Wakil Ketua (Waka) II DPRD Provinsi Jambi Samsul Riduan sambut aspirasi para tenaga honorer di lingkup Pemprov Jambi dalam menuntut kesejahteraan. Dimana saat orasi Mereka para honorer menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP).

Menurut mereka sudah bertahun tahun sebagai tenaga honorer namun tidak mendapat keadilan. Untuk itu mereka mendesak perhatikan para Wakil Rakyat agar memperjuangkan gaji mereka agar sesuai dengan UMP, serta kejelasan status di lingkup (Pemprov) Pemerintah Provinsi Jambi."Kami meminta kenaikan gaji, sesuai dengan UMP," ujar mereka dalam orasinya, Selasa 20 Mei 2025. 

Ketua Panitia Aksi Damai tersebut, Hairul Saleh mengatakan Honorer yang tidak mendapatkan formasi PPPK di Pemprov Jambi menuntut kenaikan gaji perbulannya. Gaji perbulan yang diterima oleh pegawai Honorer di lingkup pemerintah Provinsi Jambi tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. 

Hairul Saleh mengaku gaji yang diterima honorer pemprov jambi bervariatif dari Rp 1.000.000 sampai dengan 1.500.000 perbulannya."Kami menuntut kesejahteraan," harapnya. 

Akhirnya mereka yang berunjuk rasa itu pun disambut oleh Wakil Ketua II DPRD Provinsi Jambi Fraksi PDI- Perjuangan, Samsul Ridwan beserta ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi dan beberapa anggota dewan lainnya. 

Samsul mengatakan, harapan dari para aksi demo berharap mendapat gaji sesuai UMP Provinsi Jambi, adapun UMP Jambi lebih kurang sebesar Rp 3.250 ribu. 

Dia mengatakan, secara regulasi pemerintah pusat telah menetapkan penuntasan tenaga honorer di tahun 2024 silam, tetapi ada kontradiksi dimas secara keuangan dikembalikan ke Provinsi masing. 

“Kami pun berpikir dalam diskusi, ketika semuanya 4.675 tidak bisa menjadi PPPK penuh waktu, tapi semuanya bisa masuk paruh waktu,” katanya di hadapan para tenaga honorer. 

“Adapun penuh waktu ini, akan selesai di Oktober 2025, nanti kita akan bertahap menyelesaikan yang paruh waktu,” bebernya. 

Ia menegasakan kehadiran nya di tengah tenaga honorer ini, tidak lain dari menyerap aspirasi yang di suarakan, dan akan memperjuangkan seideal mungkin. “Tidak penuh ke atas minimal penuh kebawah, kito cari jalannya,” pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi