JAMBERITA.COM- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi mendorong semua pihak berkontribusi dalam peningkatan pemeriksaan Viral Load HIV/AIDS. Dikatakan Plh Kadinkes Provinsi Jambi Drs. Saprimail Harahap, M.Kes, melalui kegiatan Validasi Data Viral Load diharapkan dapat memastikan semua data yang ada benar benar akurat.
"Saya berharap, melalui kegiatan ini, kita semua bisa berkolaborasi dengan baik, bertukar informasi dan pengalaman, serta memastikan bahwa data yang kita miliki benar-benar akurat dan dapat diandalkan untuk keperluan pengambilan keputusan ke depan," katanya di Yello Hotel, Senin (23/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini (23-24/6/2025) merupakan salah satu langkah strategis untuk memastikan bahwa program-program yang telah dilaksanakan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, dan mengidentifikasi apa-apa saja yang masih memerlukan perbaikan. Viral Load adalah pemeriksaan yang mengukur jumlah virus dalam darah untuk mengetahui seberapa rentan seseorang menularkan HIV/AIDS.
Kabid P2P Dinkes Provinsi Jambi Dr. dr. Ike Silviana, MKM, Sp.KKLP, FISQua mengungkapkan bahwa pemeriksaan ini penting dilakukan untuk memantau respons terhadap antiretroviral (ARV) dan mengetahui efektivitas pengobatan ARV."Pemeriksaan Viral Load HIV sebaiknya dilakukan pada bulan ke 6 dan ke 12 setelah memulai pengobatan dengan ARV, " ungkapnya.
Ike menegaskan, kegiatan ini sangat penting dalam mendukung upaya bersama untuk memantau perkembangan penanganan HIV/AIDS, khususnya dalam memastikan keberhasilan terapi antiretroviral (ARV) bagi orang dengan HIV/AIDS.
"Pengukuran viral load memiliki peran vital dalam menilai efektivitas pengobatan dan mencegah penularan lebih lanjut. Validasi data yang akurat adalah kunci agar kita bisa mengambil langkah yang tepat berdasarkan bukti yang kuat," tambahnya.
Ike menegaskan, dengan data yang valid semua pihak terkait dapat memastikan bahwa setiap individu yang membutuhkan terapi mendapatkan perawatan terbaik dan tepat waktu.
"Selain itu, validasi ini membantu semua pihak terkait untuk mengidentifikasi tantangan-tantangan yang mungkin masih dihadapi dalam pengobatan dan penanganan HIV, sehingga bisa segera ditangani dengan langkah-langkah yang lebih efektif," tambahnya.
"Berdasarkan data Siha 2.1 sampai dengan Bulan Mei tahun 2025 Jumlah ODHIV On ART diProvinsi Jambi 1486, ODHIV yang telah periksa Viral Load sebanyak 532 (36%) dengan jumlah tersupresi sebanyak 509 (96%)," pungkasnya.(afm)
Keren, Atlet Angkat Besi Jambi Boyong 3 Emas Sekaligus di Kejurnas Jabar
Kemenkum Jambi Gandeng Akademisi dan Pengusaha Kenalkan Keunggulan Layanan Apostille
Pangkas Hambatan Investasi, Kemenkum Jambi Pastikan Aturan Baru di MPP Tak Tabrak Hukum
Kiprah Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM Sang Pejuang Petani di Provinsi Jambi
Wakapolda Jambi Ziara Tabung Bunga ke Makam Orang kayo Hitam
Polda Jambi Berikan Ratusan Paket Sembako ke Warga Tanjabtim


Pangkas Hambatan Investasi, Kemenkum Jambi Pastikan Aturan Baru di MPP Tak Tabrak Hukum



