JAMBERITA.COM - Barisan Pejuang Rakyat menggelar deklarasi penolakan stockpile tambang batubara di wilayah Aur Kenali Kota Jambi, Sabtu (2/8/). Dalam press relisnya, Ketua Umum Rahmat Supriadi menyatakan bahwa mereka dari barisan pejuang rakyat, merupakan organidasi rakyat yang terbentuk dari kerisauan akibat pembangunan stockpile batubara.
"Kami adalah representatif dai masyarakat Aur Kenali, Mendalo Darat, Mendalo Laut, Pemyengat Rendah dan seputaran wilayah berdampak stockpile PT SAS yang akan dibangun di wilayah kami," tegasnya.
Dengan deklarasi tersebut, mereka berkomitmen dan menyatakan dengan tegas, mendesak pihak pihat terkait yang mempunyai kewenangan untuk dapat segera mencabut izin yang berkenaan pembangunan stockple di wilayah tersebut.
"Kami menuntut Pemkot Jambi dan Pemkab Muaro Jambi dapat memberikan perlindungan terhadap kesehatan dan lingkungan hidup masyarakat dari bahaya dampak yang ditimbulkan oleh pembangunan stockpile," ungkapnya.
Barisan pejuang rakyat juga menuntut transparasi dan melibatkan masyarakat secara aktif terhadap setiap proses perijinan yang berdampak pada lingkungan hidup, sosial dan kesehatan masyarakat.
"Kami menolak tegas pembangunan stokpile PT SAS di lokasi wilayah kami, karena berdampak buruk terhadap kualitas hidup masyarakat," pungkasnya.(afm)
Polda Jambi Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Kombes dalam Kasus Penipuan Rekrutmen Polri
Kalahkan 100 Tim, Empat Dosen FST UNJA Raih Juara 1 Jambi Spark 2026 Lewat Inovasi Pertanian Digital
Tangan Dingin Dosen UNJA Sulap Tanaman Liar Pekarangan Muaro Jambi Jadi 'Kristal Ajaib'
KORMI Jambi Boyong 20 Medali Emas, 27 Perak dan 17 Perunggu, Ketua Edi Purwanto : Terimakasih
Komisi III DPRD Provinsi Jambi Tolak Proyek Multiyers di 2026
Kapolda Jambi Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Presisi Merdeka Run 2025
Gubernur Al Haris Teken MoU Forum Sumatera Sepuluh, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Provinsi



